Trikomsel Targetkan Penjualan 10% Dari Produk Lenovo

NERACA

Jakarta – Guna meningkatkan penjualan, PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) memperbanyak produk jualannya dan salah satunya produk Lenovo. Untuk produk ini, perseroan menargetkan kontribusi penjualan dari produk telekomunikasi Lenovo sebesar 10% pada 2013.

TRIO menggandeng Lenovo MIDH (Mobile Internet and Digital Home) untuk menggarap pangsa pasar telepon pintar (smartphone) berbasis android yang saat ini tengah laku di pasaran. Kerjasama ini meliputi penjualan hardware, software, suku cadang dan jasa service dari produk Lenovo.

Presiden Direktur Trikomsel Sugiono Wiyono mengungkapkan, dalam waktu atau sebelum lebaran tahun ini, Trikomsel dan Lenovo akan meluncurkan telepon genggam canggih atau smarthphone berbasis android yang lebih mirip dengan galaxy note. "Namanya SA 880 dengan layar 5 inchi, berbasis android dan processor 1 Giga Heartz," ujarnya di Jakarta, Senin (6/8).

Penjualan alat telekomunikasi ini akan membidik masyarakat kelas menengah ke bawah agar bisa menggunakan smartphone dengan harga terjangkau. Harga lenovo SA 880 ini dibanderol dengan harga Rp 1.888.000 per unit."Untuk tahap awal memang penjualan masih sedikit. Kalau pada Desember 2012, kemungkinan penjualan dapat mencapai 5%. Sedangkan target penjualan kami dari produk Lenovo ini mendekati 10% pada 2013," tutur Sugiono.

Lebih lanjut dia menuturkan, pihaknya akan membangun Lenovo Store untuk distribusi produk Lenovo. Pihaknya akan menganggarkan dana sekitar US$20 juta-US$30 juta hingga tahun depan. Dana tersebut akan berasal dari kas internal.

Selain itu, pihaknya akan meluncurkan 5-6 produk baru Lenovo pada 2012. Sugiono menuturkan, kontribusi penjualan dari smart phone termasuk Blackberry mencapai 50%, sisa sekitar 20% berasal dari penjualan fitur phone, dan sisanya penjualan voucher.

Pihaknya juga telah merealisasikan belanja modal sekitar US$7,5 juta-US$10 juta pada semester pertama 2012. Belanja modal tersebut telah digunakan untuk pembukaan toko. Perseroan menargetkan dapat membuka 100 toko pada 2012. Hingga kini, jumlah toko diperkirakan mendekati 1.200 toko di 170 kota di Indonesia. "Anggaran belanja modal kami sekitar US$15 juta-US$20 juta pada 2012, dan kami telah menggunakan setengahnya," pungkas Sugiono. (didi)

BERITA TERKAIT

Sejarah Perdamaian Dunia Dimulai dari Singapura

Oleh: Yunianti Jannatun Naim Konflik antara Amerika Serikat dengan Korea Utara yang terus memanas dalam sebulan terakhir akhirnya mereda setelah…

Penjualan Cimanggis City Capai 50 Persen

Penjualan Cimanggis City Capai 50 Persen NERACA Depok - PT Permata Sakti Mandiri (PSM) selaku pengembang apartemen Cimanggis City yang…

Penjualan Truk Fuso Naik 28,2 Persen di Kuartal I 2018

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan Mitsubishi Fuso di Indonesia membukukan pertumbuhan penjualan kendaraan selama kuartal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Profil Keuangan Dinilai Stabil - Moody’s Naikkan Peringkat XL Axiata

NERACA Jakarta – Meski pencapaian kinerja keuangan di kuartal pertama 2018 tidak terlalu positif dengan laba bersih terkoreksi 63% dari…

Laba Bersih BULL Melesat Tajam 109,72%

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2018, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 109,72% menjadi…

Indo Straits Incar Pendapatan US$ 20,91 Juta

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Indo Straits Tbk (PTIS) menargetkan total pendapatan sebesar US$ 20,91 juta. Operations Director PT…