Laba Ace Hardware Melesat Jadi Rp 166,61 Miliar - Kinerja Semester Pertama

NERACA

Jakarta - Emiten perkakas rumah tangga, PT Ace Hardware Indonesia (ACES) berhasil membukukan peningkatan laba bersih pada semester I-2012 yaitu mencapai Rp 166,61 miliar naik dari periode yang sama di 2011 yaitu Rp 107,8 miliar. Pendapatan perseroan juga mengalami peningkatan menjadi Rp 1,429 triliun di semester I-2012, dari periode yang sama sebelumnya Rp 1,057 triliun.

Seperti dijelaskan dalam laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan, Selasa (7/8), sumbangan omset terbesar di dapat dari produk perbaikan rumah senilai Rp 894,12 miliar. Selain itu kontribusi lain adalah penjualan produk gaya hidup Rp 511,74 miliar dan produk permainan Rp 23,202 miliar. Terdapat pula kontribusi dari penjualan konsinyasi dan biaya konsinyasi masing-masing Rp 55,03 miliar dan Rp 41,98 miliar.

Laba kotor pun tercatat Rp 705,28 miliar naik dari periode sebelumnya Rp 487,91 miliar. Laba usaha pun mencatat meningkat dari Rp 140,47 miliar menjadi Rp 216,22 miliar. Sementara posisi aset per Juni 2012 Rp 1,68 triliun, naik dibandingkan posisi akhir 2011 Rp 1,45 triliun. Sedangkan liabilitas naik dari Rp 219,881 miliar menjadi Rp 328,125 miliar.

Perseroan kini memilik 66 gerai yang tersebar di Jakarta, Tanggerang, Bekasi, Cirebon, Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, Medan, Batam, Pekan Baru, Palembang, Balikpapan, Makasar, Banjarmasin dan Manado. Fokus penjualan Ace adalah barang-barang untuk kebutuhan rumah tangga dan lifestyle.

ACES mencatat penyerapan belanja modal sampai semester I 2012 mencapai Rp 80 miliar, atau 50% dari alokasi belanja modal tahun ini sebesar Rp 160 miliar. Penyerapan belanja modal untuk pembukaan gerai baru sebagai upaya menopang kenaikan penjualan perseroan di tahun ini dan tahun mendatang.

Investor Relations Ace Hardware Indonesia, Imelda Widjojo, mengatakan, pembukaan gerai baru merupakan pendorong penjualan bagi perseroan. Tahun ini Ace Hardware mengalokasikan belanja modal total senilai Rp 160 miliar untuk ekspansi gerai baru. Penyerapan modal sudah sebesar Rp 80 miliar sampai semester I.

Selain itu, perseroan telah membuka 13 gerai baru dari total 15 gerai yang direncanakan untuk tahun ini. Pembukaan gerai baru antara lain di tujuh kota, termasuk di antaranya dua kota baru, yaitu Pontianak -Kalimantan Barat dan Samarinda-Kalimantan Timur. Luas penambahan retail space adalah sekitar 24.000 meter persegi. Ekspansi ini sepenuhnya dibiayai secara internal.

Sementara, perseroan berencana mengalokasikan Rp 120 miliar, dari total alokasi Rp 160 miliar, untuk membuka gerai Ace Hardware. Sementara sisa belanja modal Rp 20 miliar, akan dipakai perseroan untuk membuka gerai mainan anak-anak Toys Kingdom, yakni anak perusahaan yang secara khusus menyediakan mainan untuk segala usia.

Sekedar informasi, pada kuartal satu lalu ACES mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 54,63%. Hal ini disebabkan oleh penjualan perseroan yang melonjat 36,59% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih Perseroan sebesar Rp 86,15 Miliar atau 51,4 per saham pada kuartal I 2012, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu, perseroan hanya membukukan laba bersih sebesar Rp 56,86 Miliar atau Rp 33,16 per saham. (didi)

BERITA TERKAIT

Kinerja Saham PGN Belum Masih Tertekan - Holding BUMN Migas Dibentuk

NERACA Jakarta - Menteri BUMN Rini Soemarno menargetkan pembentukan holding BUMN migas terwujud pada triwulan-I tahun 2018.”Setelah holding BUMN industri…

Tahun Depan, Bank Jatim Buyback Saham - Siapkan Dana Rp 1,01 Miliar

NERACA Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) di pasar reguler pada…

RMBS Bidik Pendapatan Rp 120 Miliar di 2018 - Akuisisi Tiara Raya Bali

NERACA Jakarta – Perusahaan properti, PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) menargetkan pendapatan di 2018 sebesar Rp120 miliar, setelah akuisisi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Buka Kantor Perwakilan di Mataram

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kantor perwakilan di Mataram, Nusa Tenggara Barat untuk memudahkan penyebarluasan informasi dan edukasi mengenai…

Bank Jateng Terbitkan MTN Rp 1 Triliun

Perkuat likuiditas guna mendanai ekspansi bisnis di tahun depan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah alias Bank Jateng menerbitkan surat…

LPKR Bidik Dana Rights Issue Rp 600 Miliar

Butuh modal untuk mendanai ekspansi bisnis di 2018, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berencana menerbitkan saham baru (rights issue) pada…