Bank Syariah Mandiri Bisa Kena Dampak - Terkait Aturan Kepemilikan Saham

NERACA

Jakart-Aturan pembatasan kepemilikan saham bank bisa berpengaruh terhadap kepemilikan saham Bank Mandiri di dua anak perusahaan yaitu Bank Syariah Mandiri dan Bank Sinar Harapan Bali (BSHB). "Kepemilikan saham di BSM dan BSHB itu dapat dipertahankan selama peringkat kesehatan Bank Mandiri masih di tingkat satu atau dua," kata Direktur Utama PT Bank Mandiri, Tbk, Zulkifli Zaini kepada wartawan di Jakarta

Diakui Zulkfili, BSM dan BSHB wajib melakukan “go public” paling sedikit 20% dalam kurun waktu lima tahun sejak 1 Januari 2014 atau selambat-lambatnya pada 2020.

Lebih jauh Zulkifli menilai rencana aksi korporasi yang akan dilakukan tersebut akan memberikan kontribusi positif karena melalui 'public listing' saham tersebut kedua anak perusahaan bank terbesar di Indonesia itu dapat menambah modal tanpa bergantung pada Bank Mandiri. "Kita baru akan mengkaji kemungkinan 'go public' itu mulai tahun depan, yang pasti bukan sejak tahun ini karena kita masih ada modal Rp67 triliun untuk mendukung pemodalan," ujarnya

Namun untuk Bank Mandiri sendiri, kata Zulkifli, pihaknya tidak terpengaruh dengan adanya aturan pembatasan kepemilikan saham bank umum yang baru ditetapkan Bank Indonesia per 13 Juli lalu. "Secara perseroan Bank Mandiri tidak ada masalah karena pemerintah pusat merupakan pemegang saham mayoritas," tegasnya

Seperti diketahui, Bank Indonesia per 13 Juli 2012 lalu telah merilis aturan yang tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/ 8 /PBI/2012 tentang Kepemilikan Saham Bank Umum, yang berisi batas maksimum kepemilikan saham pada bank.

Penetapan batas maksimum kepemilikan saham pada Bank berdasarkan kategori pemegang saham itu adalah 40 % untuk pemegang saham badan hukum lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank, 30 % untuk pemegang saham berupa badan hukum bukan lembaga keuangan, dan 20 % untuk pemegang saham perorangan.

Saham Bank Mandiri sendiri mayoritas dimiliki pemerintah dengan kepemilikan 60 persen, sementara kepemilikan saham Bank Mandiri di dua anak perusahaan BSM dan BSHB masing-masing sebesar 99,99 % dan 81,46 %. **ria

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Lanjutkan Rencana Buka Cabang di Filipina

  NERACA   Jakarta - Bank Mandiri meneruskan rencana untuk membuka kantor cabang di Filipina seusai DPR memberikan persetujuan atas…

BEI Tolak Permintaan Suspensi BFI Finance - Dinilai Menyalahi Aturan

NERACA Jakarta –Sengketa hukum antara PT BFI Finance Tbk dengan PT Aryaputra Teguharta, menuai reaksi dari PT Bursa Efek Indonesia.…

Ini Syarat UKM Bisa Naik Kelas

Ini Syarat UKM Bisa Naik Kelas NERACA  Jakarta - Ketua Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra, Henry C. Widjaja mengatakan sektor…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank SulutGo Ajukan Izin Terbitkan Kartu Debit

  NERACA   Manado - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) mengajukan permohonan izin kepada Bank…

Rasio Kredit Macet Di Sulteng Aman

    NERACA   Palu - Kepala kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah Miyono mengatakan rasio kredit macet atau…

Sinergi Pesantren dengan Pembiayaan Ultra Mikro

      NERACA   Jakarta - Pemerintah mendorong sinergi pondok pesantren dengan program pembiayaan Ultra Mikro yang diyakini dapat…