Saham APIC Dan GREN Dalam Pengawasan BEI

Bergerak tidak wajar dan di luar kebiasaan, PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) dan PT Evergreen Invesco Tbk (GREN) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atau unusual market activity (UMA).

Hal itu disampaikan Direktur Utama BEI Ito Warsito dan Direktur BEI Uriep Budhi Prasetyo, dalam keterbukaan informasi ke BEI, Selasa (7/8). BEI telah meminta konfirmasi kepada perusahaan tercatat pada 31 Juli 2012. Atas dasar konfirmasi dari perusahaan tercatat, bursa mengumumkan jawaban konfirmasi melalui pengumuman bursa pada 1 Agustus 2012.

Sehubungan dengan terjadinya UMA tersebut, BEI sedang mencermati perkembangan harga dan aktivitas transaksi saham tersebut. Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di pasar modal. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Dianggap Rugikan Pihak Ketiga yang Bukan Debitur dalam Eksekusi - Dirut BRI dan Kurator Dipolisikan

Dianggap Rugikan Pihak Ketiga yang Bukan Debitur dalam Eksekusi Dirut BRI dan Kurator Dipolisikan NERACA Jakarta - Direktur Utama Bank…

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…