Pefindo Beri Peringkat Stabil Bank Saudara

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) merevisi prospek perusahaan menjadi positif dari stabil untuk peringkat BBB+ PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk (SDRA).

Informasi tersebut disampaikan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (7/8). Disebutkan, prospek tersebut merefleksikan dampak yang mungkin terjadi dari rencana akuisisi 33% saham perusahaan oleh PT Bank Woori Indonesia yang 95,2% dimiliki oleh Woori Bank. Pefindo juga memberikan peringkat BBB+ untuk obligasi I/2011 yang beredar sebesar Rp250 miliar.

Peringkat tersebut mencerminkan dukungan kuat dan teruji dari pemegang saham, kualitas aset yang terkendali dan model bisnis perusahaan yang memberikan marjin tinggi."Peringkat tersebut dibatasi oleh portofolio pendanaan perusahaan yang terkonsentrasi, likuiditas yang di bawah rata-rata dan kompetisi yang ketat di target pasar perusahaan," tutur Analis Pefindo Putri Amanda.

Per Juni 2012, bank Saudara dimiliki oleh Arifin Panigoro sebesar 52,92%, PT Medco Intidinamika sebesar 11,03%, dan publik sebesar 36,05%. (bani)

BERITA TERKAIT

MTF Mulai Pekerjakan Penyadang Disabilitas - Beri Akses Dunia Kerja

NERACA Jakarta - Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kepada penyandang disabilitas, PT Mandiri Tunas Finance (MTF) berencana untuk merekrut penyandang…

Kemenkop Beri Penghargaan Wirausaha Pemula Award 2017 Bagi 7 UKM

Kemenkop Beri Penghargaan Wirausaha Pemula Award 2017 Bagi 7 UKM NERACA Surabaya – Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga memberikan…

Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan 5,3% di 2018

    NERACA   Jakarta - Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 sebesar 5,3 persen, lebih tinggi dari…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…