Memulai Bisnis Logistik

NERACA

Bisnis logistik begitu kompleks. Selain kecepatan, ada banyak aspek yang harus ditangani, termasuk persaingan yang cukup ketat. Namun bukan berarti tak ada jalan sukses. Dan faktor terpenting adalah SDM. Dengan SDM memadai, perusahaan logistik bisa memberikan kualitas terbaik, lalu bertahan dan unggul dalam kompetisi.

Sayangnya, justru pada aspek inilah kelemahan di Indonesia. Masih banyak masyarakat Indonesia yang awam seputar pemahaman dunia logistik sehingga tak banyak SDM yang tertarik menekuni industri ini.

Untuk menekuni bidang logistik, ada tiga pilihan jasa yang bisa diambil dalam bisnis ini, yaitu bisnis jasa logistik dengan angkutan darat, bisnis jasa logistik dengan kombinasi angkutan darat dan laut atau kombinasi angkutan laut dan darat, serta jasa logistik dengan angkutan darat, laut dan udara. Sebagai pemula sebaiknya anda memulai dengan jasa logistik angkutan darat.

Bisnis jasa logistik yang ditawarkan dapat dalam bentuk fisik, berupa pengiriman barang, namun biasanya marginnya tipis.

Namun bisa pula masuk ke jasa pergudangan, dan bisa pula masuk ke bisnis jasa logistik skala nasional atau regional dengan bekerjasama dengan perusahaan ekspedis. Namun untuk yang terakhir skalanya lebih luas, dan pengaturannya lebih rumit mengingat tidak mudah dalam pengiriman barang dari pusat ke daerah apalagi pelosok daerah.

Bisnis jasa logistik berkaitan dengan masalah detail, sehingga salah sedikit bisa rugi. Karena itu antara data fisik dengan data dalam komputer harus selalu matching. Dalam bisnis jasa logistik ini pelaku usaha juga harus menguerti mengenai proses bisnis jasa logistik,memiliki jaringan komputer terutama dilengkapi dengan sistem jaringan barcode, serta memiliki karyawan khususnya bagian gudang yang tangguh.

Jasa logistik hampir dibutuhkan semua perusahaan skala kecil maupun besar. Yang sederhana saja, anda menyelusuri para pedagang yang membeli barang dalam jumlah cukup besar dari pusat-pusat grosir.

Misalnya di tanah Abang Jakarta atau pusat grosir lainnya, yang akan mengirim barangnya ke daerahnya masing-masing . Tentu saja dalam bisnis jasa logistik ini dibutuhkan sarana angkutan pengiriman barang yang memadai.

BERITA TERKAIT

Sriwahana Ekspansi di Bisnis Paper Mill - Hadapi Kendala Bahan Baku

NERACA Jakarta – Mensiasati kendala keterbatasan bahan baru produksi, khususnya kertas sebagai bisnisnya. PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) bakal melakukan…

Forza Land Hanya Fokus Proyek Eksisting - Jaga Pertumbuhan Bisnis

NERACA Jakarta – Memasuki tahun politik, PT Forza Land Indonesia Tbk (FORZ), emiten yang bergerak dalam bidang perdagangan dan jasa…

Merck Kantungi Dana Segar Rp 1,384 Triliun - Lepas Bisnis Consumer Health

NERACA Jakarta – Emiten farmasi, PT Merck Tbk (MERK) berencana menjual lini usaha consumer health kepada PT Procter & Gamble…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Pemerintah Segera Berlakukan Tarif Pajak 0,5 Persen Untuk UMKM

Penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beromzet di bawah Rp 4,8 miliar…

Ini Dia Kiat Sukses Binis Kuliner - Tingginya Persaingan

Bisnis kuliner menjadi salah satu yang paling menjanjikan dan tak pernah sepi, sehingga wajar saja jika banyak orang melirik bisnis…

Teguk Segernya Usaha Minuman Jus Buah

Minuman Jus buah,  memang tidak pernah surut mengingat minuman ini terus digemari. Rasanya yang segar dan kandungan vitamin serta serat…