Menyinggahi Obyek Wisata Dijalur Mudik

Menyambangi objek wisata sepanjang jalur mudik, bukan mustahil sangat menyenangkan. Selain sekadar menghela keletihan, jalur padat kendaraan bak lengang dengan hati ringan.

Tempat-tempat pariwisata memang terhampar di Indonesia ini. Hampir disetiap daerah di Indonesia ini memang memiliki tempat-tempat obyek wisata dan tempat-tempat tujuan wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Dalam perjalanan mudik memang terkadang kita memang suka jenuh dan bosan, ada baiknya memang kita berhenti sesaat untuk sekedar hanya beristirahat ataupun sekalian berpariwisata. Terkadang kesempatan tidak datang untuk kedua kalinya, karena itu tidak ada salahnya untuk menjadikan perjalan mudik kita lebih berkesan lagi dengan mengunjungi tempat wisata-wisata yang berada disepanjang jalur mudik. Memang terdengar tidak biasa, pada umumnya sebagian orang memang menginginkan cepat sampai di kampung halaman dan daerah tujuan mudik.

Pada awalnya memang sebagian orang melakukan hal ini secara tidak sengaja, umumnya bagi pemudik yang membawa kendaraan sendiri bersama keluarga. Biasanya wisata dadakan ini terjadi saat kendaraan kita tidak sengaja melewati tempat-tempat dan lokasi-lokasi tujuan wisata, karena perjalanan mudik cukup melelahkan, sebagian pemudik terkadang memilih berhenti sejenak untuk sekedar beristirahat ditempat-tempat obyek-obyek wisata sekaligus sekedar mencuci mata ataupun sekedar hanya minum dan makan. Memang rasanyacukup berbeda dibandingkan berhenti ditempat pengisian bahan bakar ataupun berhenti dibahu jalan. Karena melewati jalanannya tidak setiap waktu, jadi tidak ada salahnya berhenti ditempat-tempat wisata yang berada dijalur mudik.

Untuk pemudik yang melewati jalur Jawa Barat tidak ada salahnya menikmati keindahan alam Jawa Barat, Gunung Takuban Perahu salah satunya. Gunung yang terletak di Lembang, Bandung Barat ini memang memiliki historis yang sangat melegenda di Indonesia, dan di Jawa Barat khususnya. Masuk ke kawasan Gunung Tangkuban Perahu, di kanan dan kiri jalan dipenuhi bunga-bunga terompet putih yang mekar. Wisatawan biasanya langsung menuju ke Kawah Ratu yang luas dan bagaikan danau hijau dari ketinggian. Di sini juga terdapat menara, dari situ kita dapat melihat kawah dan gunung dari ketinggian. Bau belerang pun sangat tercium terbawa oleh tiupan angin. Beragam suvenir dijual di tepi kawah ratu. Seperti syal sampai obat dari tumbuhan yang tumbuh di kawasan tersebut.

Namun tidak hanya itu saja, ada pantai Alam Indah di Tegal. Menuju jawa tengah ada Batang Dolphin Center, Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 20.000 per orang, Anda berserta keluarga bisa beristirahat sambil menyaksikan atraksi lucu lumba-lumba yang ada di Batang Dolphin Center. Tidak jauh dari alun-alun Jawa Tengah ada Masjid Agung Demak, ini adalah salah satu mesjid yang tertua di Indonesia. Masjid ini dipercayai pernah merupakan tempat berkumpulnya para ulama (wali) penyebar agama Islam, disebut juga Walisongo, untuk membahas penyebaran agama Islam di tanah Jawa khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Mudik memang penting dan terkadang menjadi suatu kegiatan yang wajib, namun cobalah sesekali merencanakan perjalan mudik yang tidak biasa dan tidak menjenuhkan, salah satunya dengan menyinggahi tempat-tempat wisata yang berada disepanjang jalur mudik kita sambil sesekali beristirahat dan menyiapkan oleh-oleh untuk keluarga dikampung halaman. namun tidak hanya itu saja, masih banyak sekali tempat-tempat obyek wisata yang masih bisa kita kunjungi diperjalanan mudik kita dan mempersiapkan perjalanan mudik dari jauh-jauh hari merupakan suatu hal yang sangat penting.

Dalam memilih kendaraan, masyarakat Indonesia juga memiliki cara yang bermacam-macam untuk mencapai daerah tujuan mudiknya masing-masing. Dari menggunakan kendaraan umun seperti bus, kereta api, pesawat, kapal, atau pun yang memakai kendaraan sendiri seperti mobil, motor, bajaj, bahkan ada pemudik yang menggunakan sepeda saat mudik. Semuanya memang memiliki sensasi yang berbeda-beda, seperti yang berdesak-desakan dikendaraan umum, susah mendapatkan tiket ataupun ketepatan waktu yang lebih pasti saat menggunakan kendaraan umum. Semuanya memang memiliki kelebihan juga kekurangan masing-masing, namun menggunakan kendaraan pribadi memang enaknya kita bisa berhenti dan mampir ketempat-tempat yang kita inginkan sesuai keinginan kita.

BERITA TERKAIT

Pemkot Sukabumi Bangun 34 Kios Wisata Kuliner - Dapat Dana CSR dari BJB

Pemkot Sukabumi Bangun 34 Kios Wisata Kuliner Dapat Dana CSR dari BJB NERACA Sukabumi - PT. Bank Jabar Banten (BJB)…

Wali Kota: Jadikan Tangerang Kota Wisata Belanja

Wali Kota: Jadikan Tangerang Kota Wisata Belanja NERACA Tangerang - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyatakan akan menjadikan daerah…

Warrior FCTC Dukung Banggai Jadi Kota Wisata Layak Anak - Tanpa Iklan, Promosi dan Sponsor Rokok

Warrior FCTC Dukung Banggai Jadi Kota Wisata Layak Anak Tanpa Iklan, Promosi dan Sponsor Rokok NERACA Jakarta - Warrior FCTC…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Menpar Tantang Sumatera Barat Tiru Kesuksesan Mandalika

Dalam rangka undangan untuk menghadiri puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Padang, Sumatera Barat, Presiden Joko Widodo bersama…

Kemenpar Incar Lima Negara Penghasil Turis dan Devisa

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan China, Eropa, Australia, Singapura, dan India sebagai Top Five Pasar Utama Wisatawan Mancanegara (wisman) 2018. Penetapan…

Merindukan Kemacetan di Kawasan Puncak

Hujan lebat mengawali Sabtu (11/2) pagi di kawasan Puncak Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Usai hujan reda, matahari mulai menampakkan…