Kebutuhan Uang Tunai Diprediksi Rp89,4 T - Puncaknya Minggu Ketiga

NERACA

Jakarta-Bank Indonesia (BI) memprediksi masyarakat yang membutuhkan uang tunai mencapai sekitar Rp89,4 triliun pada Lebaran 2012. Bahka kebutuhan uang tunai lebaran ini terdiri dari uang pecahan besar Rp81,1 triliun dan uang pecahan kecil Rp8,3 triliun. "Jumlah realisasi outflow memang belum mencapai titik puncak,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas di Jakarta,6/8

Namun demikian, kata Ronald, pihaknya memperkirakan kebutuhan uang tunai puncaknya akan terjadi pada minggu ke tiga. “Tapi sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, puncak outflow akan terjadi pada minggu ketiga dan keempat bulan Puasa, terutama uang pecahan besar," tambahnya

Lebih jauh Ronald Waas mengutarakan pengiriman terhadap seluruh Kantor Perwakilan telah selesai dilakukan, dan BI tetap akan terus memantau dan menyiapkan kebutuhan uang di seluruh kantor-kantor BI secara nasional. Selama periode kas keliling di Monas yang telah dilakukan sejak 23 Juli 2012 lalu, jumlah penukar sekitar 2.700 orang, dengan rata-rata penukar 400 orang per hari serta nilai total penukaran sebesar Rp6,6 miliar. "Jumlah ini akan terus meningkat sampai akhir Minggu ketiga Ramadhan, dan di minggu terakhir biasanya jumlah penukar sudah mulai menurun jumlahnya," ujarnya

Adapun pecahan yang paling diminati adalah Rp10 ribu, Rp5 ribu, dan Rp2 ribu. Sementara, untuk efisiensi dan kelancaran penukaran, BI serta bank-bank lainnya menciptakan sistem paket penukaran mulai dari Rp1-5 juta. "Hal ini lebih efektif serta mempercepat waktu penukaran," tukasnya.

Diperkirakan dalam minggu ketiga Ramadhan ini, jumlah penukar di Monas bisa mencapai 1.000 orang per hari. Di sisi lain, transaksi pengguna RTGS dan kliring sampai dengan hari ke 13 puasa sudah naik 10% baik secara volume maupun nominal. Adapun volume rata-rata RTGS pada bulan puasa mencapai 72.428 dengan nilai rata-rata harian Rp315 triliun, sedang volume rata-rata harian SKN pada bulan puasa mencapai 455.879 dengan nilai rata-rata harian Rp9,25 triliun. "Biasnya angka ini akan terus meningkat menjelang pembayaran THR smapai dengan H-1 jelang Lebaran," imbuhnya.

Dikatakan Ronald, BI juga menyediakan dana hingga Rp 700 juta dalam satu hari yang didistribusikan melalui penukaran kas keliling di lapangan IRTI Monumen Nasional (monas). "Angka ini diperbanyak karena minggu lalu penukaran uang pecahan ini sudah mencapai Rp 10 miliar,” terangnya

Disisi lain, sambung Ronald, otoritas moneter ini juga menyebar mobil keliling penukaran di beberapa tempat umum seperti stasiun kereta api, pasar tradisional dan pasar modern. Untuk stasiun kereta api ada di stasiun Gambir, Tanah Abang, Kota, Jatinegara dan Pasar Senen. "Total uang yang didistribusikan lewat mobil kas keliling mencapai Rp 19 miliar. Itu total selama bulan Ramadan untuk wilayah Jakarta saja," tambah Ronald.

Sementara untuk mobil kas penukaran di seluruh Indonesia (termasuk Jakarta) mencapai Rp 38 miliar hingga Rp 40 miliar. Menyediakan layanan penukaran uang di lapangan IRTI Monas, ada sembilan bank yang diajak bekerja sama. Mereka adalah BCA, Mandiri, BNI, BRI, Bank Jabar, Bank DKI, BTN , CIMB Niaga dan Bank Permata.

Menurut Ronald rata-rata sembilan perbankan tersebut menyiapkan dana mencapai Rp 300 juta. "Masing-masing bank diperkirakan menerima pertukaran uang sebanyak Rp 300 juta per hari. Jadi kalau ada sembilan bank, sudah ada Rp 2,7 miliar yang disediakan dalam satu hari, itu di luar BI," ungkap Ronald.

Dis isi lain, Ronald pun menanggapi banyak penjualan uang yang dilakukan masyarakat terkait penukaran uang menjelang Lebaran ini. "Tidak ada undang-undang yang melarang orang jualan duit,” pungkasnya. **ria/cahyo

BERITA TERKAIT

China Diprediksi Akan Lewati AS Sebagai Pasar Otomotif Terbesar

China diproyeksikan akan melewati Amerika Serikat (AS) sebagai pasar otomotif terbesar dunia pada 2022, menurut Chief Executive Officer Nissan Motor…

Abraham Samad : Masyarakat Harus Marah Dikasih Uang Politik

Abraham Samad : Masyarakat Harus Marah Dikasih Uang Politik NERACA Bandung - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad…

Klungkung Raih WTP di Tahun Kedua Kepemimpinan I Nyoman Suwirta - Sukses Tingkatkan PAD 100% di Tahun Ketiga

Klungkung Raih WTP di Tahun Kedua Kepemimpinan I Nyoman Suwirta Sukses Tingkatkan PAD 100% di Tahun Ketiga NERACA Jakarta -…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK Sebut Bumiputera Dalam Kondisi Normal - Dari Sisi Bisnis dan Pendanaan

  NERACA Jakarta - Para pemegang polis dan mitra kerja Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 kini bisa bernafas lega…

Kementerian PUPR Segera Teken MoU dengan BTN terkait KPR FLPP

  NERACA Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan memastikan bahwa PT Bank…

BNI Sosialisasikan BNI Yap di Java Jazz

  NERACA Jakarta - Untuk memanjakan para penggemar musik jazz Indonesia serta menyosialisasikan alat pembayaran baru pada pagelaran musik Jakarta…