Bapepam-LK Tambah Jumlah Akad Efek Syariah

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menambah jumlah akad yang digunakan dalam penerbitan efek syariah di pasar modal, yakni akad istisna dan akad musyarakah.

Kata Kepala Biro Standar Akutansi dan Keterbukaan Bapepam-LK Etty Retno Wulandari di Jakarta, Senin (6/8) mengatakan, dengan begitu variasi akad lebih beragam dan potensial untuk dapat digunakan dalam penerbitan efek syariah di pasar modal.

Menurutnya, akad istisna merupakan perjanjian antara pihak pemesan/pembeli dan pihak pembuat/penjual. Untuk membuat objek istisna yang dibeli oleh pihak pemesan/pembeli dengan kriteria, persyaratan dan spesifikasi yang telah disepakati kedua belah pihak. yang melibatkan dua pihak.

Pihak pertama menjadi pemesan untuk dibuatkan sesuatu barang oleh pihak kedua yang merupakan produsen, dengan harga yang telah disepakati. Akad istisna ini bisa digunakan untuk penerbitan sukuk yang digunakan untuk membiayai proyek infrastruktur pembangunan jembatan real estate.

Sedangkan akad musyarakah adalah perjanjian kerja sama antara dua pihak atau lebih dengan cara menyertakan modal. Baik dalam bentuk uang maupun bentuk aset lainnya untuk melakukan suatu usaha. Akad musyarakah ini bisa digunakan untuk penerbitan sukuk berbagai sektor usaha dengan sistem penyertaan modal. “Berlaku mulai 3 Agustus 2012,”jelasnya.

Saat ini Bapepam-LK telah mengakui empat akad yang dapat digunakan dalam penerbitan efek syariah di pasar modal. Akad-akad tersebut adalah ijarah, kafalah, mudharabah dan wakalah. Keberadaan dua akad baru tersebut diharapkan bisa melengkapi yang telah ada.“Jika ada emiten yang berminat menerbitkan efek syariah dapat berpedoman kepada salah satu dari keenam akad yang telah ada atau mengkombinasikan dua atau beberapa akad tersebut,”ujarnya.(bani)

BERITA TERKAIT

Kadin akan Tambah Fasilitas untuk OSS

      NERACA   Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan menambah fasilitas meja bantuan (help desk)…

Bank Syariah Mandiri Siapkan IPO di 2019 - Dinilai Momentum Tepat

NERACA Jakarta – Menyusul beberapa bank syariah yang sudah go public atau mencatatkan sahamnya di pasar modal lewat penawaran umum…

Asuransi Syariah Petani

Oleh : Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi Syariah Selain sebagai negara bahari Indonesia dikenal sebagai negara agraris yaitu pertanian. Maka otomatis…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jaga Stabilitas Harga, ROTI Buyback Saham

NERACA Jakarta – Menjaga stabilitas harga saham di pasar, PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) berencana melalukan pembelian kembali (buyback)…

Bangun Rumah Sakit Baru - Medikaloka Hermina Kuras Kocek Rp 312,5 Miliar

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan bisnis dengan penetrasi pasar lebih luas lagi, PT Medikaloka Hermina Tbk berambisi terus menambah rumah…

PBRX Sisakan Rights Issue Rp 348,8 Miliar

NERACA Jakarta - PT Pan Brothers Tbk (PBRX) masih mengantongi dana senilai Rp384,8 miliar dari hasil penawaran umum terbatas (PUT)…