Bank Rasona Disematkan Peringkat AA Dari Pefindo

PT Bank Rasona Perdania (BNRP) meraih peringkat idAA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), “Peringkat ini mencerminkan dukungan dari pemegang saham pengendali yang sangat kuat, permodalan yang baik dan likuiditas dan fleksibilitas keuangan perseroan yang kuat,” kata analis PT Pefindo Dipo Akbar Panuntun dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (6/8).

Dia menyebutkan, peringkat AA juga diberikan untuk untuk Medium Term Notes (MTN) III-2010 dan IV-2012 senilai masing-masing Rp300 miliar dengan peringkat perusahaan stabil. Disisi lain lanjutnya, peringkat ini dibatasi oleh potensi pertumbuhan yang terbatas dan pengaruh dari risiko konsentrasi. BNRP sendiri merupakan bank joint venture pertama di Indonesia yang memiliki fokus pada sektor korporasi.

Hal ini terutama pada perusahaan joint venture Jepang-Indonesia dan perusahaan lokal yang memiliki hubungan bisnis dengan perusahaan Jepang. Pada akhir Maret 2012, komposisi saham perseroan dimiliki Resona Bank Ltd sebesar 43,42%, East Asia Indonesia Holding Ltd sebesar 30%, Vision Well Ltd sebesar 19,92%, Jafco Co Ltd sebesar 5,08% dan pemegang saham lainnya sebesar 1,58%.

Dalam kegiatan perbankannya memiliki kantor cabang pusat di Jakarta, 2 kantor cabang di Bandung dan Surabaya dan 3 kantor cabang pembantu di wilayah Cibitung, Cikarang dan Karawang. (bani)

BERITA TERKAIT

KPPU: Transaksi Nontunai Jangan Diarahkan Satu Bank

KPPU: Transaksi Nontunai Jangan Diarahkan Satu Bank NERACA Padang - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta pemerintah daerah yang menerapkan…

Profitabilitas Bank Tahun Depan Diprediksi Sulit Meningkat

      NERACA   Jakarta - Rasio profitabilitas atau keuntungan dari aset bank dinilai sulit meningkat dalam setahun ke…

Natal dan Tahun Baru, Bank Mandiri Siapkan Rp16,39 triliun

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri Persero Tbk menyiapkan pasokan dana Rp16,39 triliun untuk mengantisipasi lonjakan penarikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…