PLN Siap Pasok Listrik Industri Pengolahan Mineral

NERACA

Jakarta - Komitmen PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk memasok listrik bagi industri skala besar telah ditunjukkan dengan proaktif dalam menyiapkan listrik dengan kapasitas besar dan kualitas tinggi. Terlebih bagi industri yang mengolah dan memurnikan hasil penambangan di dalam negeri, sesuai dengan tuntutan UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dan Peraturan Menteri ESDM No 7 Tahun 2012 tentang Pelarangan Ekspor Bahan Tambang Mentah.

Dengan demikian, PLN dapat memberikan dukungan penuh bagi perkembangan sektor industri dan bisnis yang akan menjadi lokomotif kemajuan ekonomi Indonesia. Semakin andalnya pasokan listrik di beberapa daerah, salah satunya adalah dukungan kesiapan pasokan listrik untuk industri pengolahan mineral atau smelter. Direktur Utama PLN Nur Pamudji menandatangani nota kesepahaman dengan empat perusahaan besar yang berinvestasi di bidang pengolahan biji nikel dan industri semen, di PLN Pusat, Senin (6/8).

Keempat perusahaan tersebut, yaitu PT Central Omega Resources Tbk, membutuhkan pasokan listrik 220 MW ke smelter di Sulawesi dan/atau di Jawa Timur. PT Bukaka Teknik Utama Tbk, membutuhkan pasokan listrik 90 MW ke smelter di kabupaten Palopo, Sulawesi. PT Bakti Bumi Sulawesi, membutuhkan pasokan listrik 120 MW ke smelter di Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan. PT Semen Jawa, membutuhkan pasokan listrik 2 x 45 MW ke pabrik semen di Sukabumi-Jawa Barat.

“Mereka berencana akan membangun pabrik pengolahan biji nikel (smelter) di Sulawesi dan/atau di Jawa Timur. Rencananya, smelter pada ketiga perusahaan ini akan dilayani dengan layanan khusus sehingga dapat menjamin kualitas keandalan pasokan yang lebih baik,” ujar Nur Pamudji.

B to B

Layanan khusus yang dimaksud akan dikenakan tarif khusus yang akan dinegosiasikan secara business to business (b to b) dan akan dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama Penyaluran Tenaga Listrik. “Mengingat sifat beban smelter yang sangat spesifik, maka PLN akan terlebih dahulu melakukan kajian menyeluruh terkait dengan pemakaian listrik terkini pada sistem kelistrikan Sulawesi dan Jawa-Bali,” terangnya.

Serta mengkaji dampak pemakaian beban terhadap keandalan atau kualitas sistem kelistrikan di Sulawesi dan Jawa Timur serta hal-hal teknis lainnya. Menurut Nur Pamudji, menjamurnya industri smelter nikel ini merupakan dampak dari kebijakan pemerintah bahwa mineral tidak boleh lagi diekspor dalam bentuk mentah. PLN mendukung sepenuhnya pengembangan industri smelter baik di Jawa-Bali maupun Sulawesi.

Dengan ditandanganinya nota kesepahaman bersama industri skala besar, maka semakin memperlihatkan kepercayaan para pelaku bisnis dan industri serta kalangan investor pada kemampuan PLN untuk memenuhi kebutuhan listrik dengan tingkat mutu layanan yang lebih tinggi dari standar PLN saat ini.

BERITA TERKAIT

Toyota Perkuat Daya Saing Rantai Suplai Industri Otomotif

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) telah merayakan berakhirnya pelaksanaan Toyota Production System (TPS) Jishuken ke-10 di Resinda Hotel, Karawang.…

Regulator Minta Pelanggan Listrik Tak Khawatir - TERKAIT RENCANA KEBIJAKAN GOLONGAN TARIF

NERACA Jakarta – Menteri ESDM Ignasius Jonan menjelaskan program penyederhanaan golongan pelanggan listrik PT PLN (Persero) belum dijalankan dan masih…

Himbara Siap Implementasikan GPN

NERACA Jakarta - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan sistem Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) atau National Payment…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Indonesianisme Summit 2017 - Menjadikan Industri Nasional Pemenang di Negeri Sendiri

NERACA Jakarta - Ketua Umum pengurus pusat IA-ITB Ridwan Djamaluddin mengatakan lemahnya penguasaan teknologi, penguasaan merek dan penguasaan pasar menyebabkan…

e-Smart IKM Berikan Kemudahan Pengembangan Usaha

NERACA Jakarta - Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM), Gati Wibawaningsih mengungkapkan pihaknya terus mendorong peningkatan produktivitas dan daya…

Balitbangtan Kenalkan Tiga Inovasi Bioteknologi Unggulan

  NERACA Jakarta – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian mengenalkan tiga teknologi inovasi bioteknologi unggulan yang siap…