Penukaran Uang Dibatasi Maksimal Rp5 Juta

NERACA

Jakarta--Bank Indonesia (BI) membatasi penukaran uang bagi masyarakat sebanyak Rp5 juta dalam sekali transaksi. "Itu kan sekali antre mereka bisa tukar Rp5 juta maksimal. Kalau mereka mau antre lagi di bank lain, ya silakan saja," kata Deputi Gubernur BI Ronald Waas di Monas, Jakarta, Senin (6/8)

Lebih jauh Ronald melanjutkan, umumnya rata-rata setiap perbankan menyiapkan dana sekira Rp200 juta hingga Rp300 juta per harinya demi melayani penukaran uang receh tersebut.

Bahkan kata Ronald, untuk menukar uang ini pun, masyarakat tidak perlu membawa uang tunai. Pasalnya, transaksi penukaran uang pun bisa menggunakan kartu ATM. "Di samping itu masyarakat dapat menukarkan uang receh pecahan kecil maupun elektronik hanya dengan membawa kartu ATM," ujarnya

Menurut Ronald, kegiatan ini demi menciptakan transaksi yang efisien. “Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan transaksi yang lebih aman dan efisien dalam rangka menuju less cash society," ujarnya

Diakui Ronald, masyarakat juga dapat menukarkan uang uang ke uang elektronik (e-money) secara cuma-cuma. "Hal ini dilakukan agar akseptansi masyarakat terhadap e-money semakin meningkat," ucapbya

Ronald melanjutkan E-Money yang berpartisipasi kali ini adalah Flazz, Mandiri Pre Paid (E-Toll/Indomart Card/Gazz Card), Brizzi, dan BNI Pre Paid. "Pokoknya tahun ini BI mencoba meningkatkan nontunai dengan penggunaan kartu. Jadi kalau mau tukar uang jangan bawa cash. Tinggal ambil ATM-nya saja untuk tukar uang," paparnya.

Dia menambahkan hampir seluruh bank sentral di dunia berupaya mendorong penggunaan uang elektronik untuk meminimalisir laju penggunaaan uang tunai. Selain itu, uang elektronik terbukti lebih praktis dan cepat dalam melakukan transaksi pembayaran karena tidak lagi memerlukan pengembalian."Di Indonesia, saat ini sudah semakin populer penggunaan uang elektronik seperti untuk transaksi pembayaran di jalan tol, pom bensin, belanja di toko eceran, bahkan untuk membayar parkir sekalipun," pungkasnya. **ria

BERITA TERKAIT

OJK: Investasi Bitcoin Ilegal di Indonesia - RISIKO MATA UANG DIGITAL JANGAN DIANGGAP RINGAN

Jakarta-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa investasi mata uang digital seperti bitcoin, altcoin, belum berizin secara resmi di Indonesia. OJK…

MNC Investama Bayar Utang US$ 215 Juta

Pangkas beban utang, PT MNC Investama Tbk (BHIT) berencana melunasi pinjaman berdenominasi dollar AS yang segera jatuh tempo. Perusahaan tercatat…

Sriboga Raturaya Bidik Dana US$ 150 Juta - Gelar IPO di Semester Satu 2018

NERACA Jakarta - Minat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal cukup besar, kali ini datang dari pengelola jaringan resto…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Soal E-Money, Bank Mandiri Kerjasama dengan 12 Bank

      NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) telah menjalin kesepakatan strategis dalam bidang…

Perbankan Diminta Realisasikan Targat Satu Juta Rumah

  NERACA   Jakarta - Sejak digulirkannya program satu juta rumah oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera), target…

ADB Dukung Bisnis Inklusif Di Indonesia

  NERACA   Jakarta - Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) mendukung bisnis inklusif di Indonesia melalui investasi untuk sektor…