KRL Ekspres Masih Dibutuhkan Publik

Penundaan jadwal KRL AC Ekspres oleh PT KAI Commuter Jabodetabek patut diberikan apresiasi. Bahkan KRL AC Ekspres sebaiknya dipertahankan tetap ada, karena fasilitas ini merupakan pilihan konsumen pengguna jasa kereta api komuter. Patut diketahui bahwa, selama ini para pengguna jasa KRL AC Ekspres mempunyai alternatif pilihan, serta keberadaan KRL itu mendukung kinerja pegawai terutama yang bekerja di perkantoran yang berangkat di pagi hari menggunakan jasa KRL AC Ekspres.

Kami mengimbau kepada pimpinan PT KAI Commuter Jabodetabek, agar program perjalanan KRL AC Ekspres tetap dipertahankan mengingat kebutuhan konsumen cukup tinggi saat ini. Tidak ada alasan rasional jika manajemen PT KCJ menghapuskan KRL AC Ekspres dengan model single operation.

Patut diingat, konsumen memiliki hak untuk memilih jenis KRL AC Ekspres demi mempercepat tujuan perjalanan sampai ke kantor. Bukankah ini sejalan dengan peningkatan disiplin dan efisiensi pegawai di tengah menurunnya wibawa pemerintah saat ini?

Ramdan Budiyanto, Jakarta

Email: yantob36@yahoo.com

BERITA TERKAIT

Literasi Keuangan Dinilai Masih Rendah

      NERACA   Jakarta - Asosiasi Teknologi Finansial atau Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) mengatakan literasi keuangan masyarakat di…

KPK: Aceh Masih Terkendala Pengadaan Barang-Jasa

KPK: Aceh Masih Terkendala Pengadaan Barang-Jasa  NERACA Jakarta - Koordinator Unit Kerja Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi…

Bekasi Masih Jadi Primadona Investor

Bekasi Masih Jadi Primadona Investor NERACA Cikarang, Bekasi - Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, masih menjadi primadona bagi para investor untuk…

BERITA LAINNYA DI OPINI

Berebut Tahta Nomor Dua

  Oleh: Stanislaus Riyanta, Kandidat Doktor Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Administrasi UI Menuju pelaksanaan Pilpres 2019, koalisi yang sudah mengkristal…

Ganjil-Genap sebagai Warisan Asian Games 2018

  Oleh :  Bayu Herlambang, Peneliti di Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia   Sebagai dampak perhelatan Asian Games 2018 kebijakan…

Ikhtiar Melihat Indonesia-Tiongkok Secara Benar

Oleh: Edy M Yakub Melihat dan mendengar adalah dua kata yang berbeda dan perbedaan keduanya juga mengandung makna yang sangat…