Pascabangkrut, JAL ‘Kejar Setoran’ dari IPO

Maskapai penerbangan Jepang, Japan Airlines (JAL), merencanakan untuk mencatatkan sahamnya kembali di Bursa Efek Tokyo (Tokyo Stock Exchange) pada September 2012 mendatang. Sebelumnya, perseroan mendaftarkan kebangkrutan pada 2010,

Aksi korporasi ini akan menghasilkan dana US$8,5 miliar atau sekitar Rp79,9 triliun. Dikutip dari laman The New York Times, Jumat (3/8), pekan lalu, rencana ini mendapat dukungan penuh pemerintah Jepang. Alhasil, JAL siap menjual 175 juta saham dengan kisaran harga 3.790 yen per lembar dan sebagai penggantian investasi.

Jika ini berjalan lancar, maka nilai emisi saham perdana Japan Airlines dipercaya menjadi yang terbesar kedua setelah IPO Facebook. Manajemen JAL mengaku, kinerja laba perseroan telah meningkat dua kali lipat dalam tempo tiga bulan.

Pada Juni 2012, posisi laba JAL 26,9 miliar yen atau setara US$343 juta. Kenaikan didorong oleh kuatnya rute internasional dari Jepang. Perseroan kini tengah membangun bisnisnya kembali dan siap menjadi maskapai terbesar di dunia yang sempat disandangnya, dengan maskapai Singapore Airlines dan Emirates. [ardi]

BERITA TERKAIT

Darmi Bersaudara Bidik Dana IPO Rp 22 Miliar - Lepas 22,57% Saham Ke Publik

NERACA Jakarta - Perusahaan perdagangan kayu, PT Darmi Bersaudara akan melepas 22,57% sahamnya dalam penawaran umum perdana atau Initial Public…

Ingin Kembangkan Sektor Perikanan dan Pertanian, Bupati Asmat Harapkan Dukungan Lebih Dari Pusat

NERACA Jakarta - Bupati Kabupaten Asmat, Elissa Kambuh, menuturkan, masyarakat kami baru 65 tahun bersentuhan dengan dunia luar. Padahal potensi alam…

HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar - Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Buana Lintas Lautan Tumbuh 48.5%

PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) berhasil memperoleh laba bersih US$7,44 juta untuk periode Juni 2018, meningkat 48.5% dari periode…

Investor Summit 2018 Berlanjut di Balikpapan

Rangkaian investor summit 2018 berlanjut di kota Balikpapan sebagai kota tujuan ketujuh dengan menghadirkan empat perusahaan tercatat yang menggelar paparan…

Saham DIGI Masuk Dalam Pengawasan BEI

Jakarta - Mengalami kenaikan harga saham di luar kebiasaan atau biasa disebut unusual market activity (UMA), perdagangan saham PT Arkadia…