Pemerintah Jual Sukuk Rp500 Miliar - Minggu Depan

NERACA

Jakarta--Pemerintah akan melelang sukuk negara dengan target indikatif Rp500 miliar melalui lelang pada 7 Agustus 2012 untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2012. “Terdapat lima seri sukuk negara yang akan dijual yaitu SPN-S08022013, PBS001, PBS002, PBS 003, dan PBS004. SPN-S08022013 merupakan obligasi penerbitan baru sementara tiga seri lainnya merupakan penerbitan baru,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informai Kementerian Keuangan, Yudi Pramadi di Jakarta, Kamis,2/8

Menurut Yudi, SPN-S08022013 akan jatuh tempo 8 Februari 2012, dengan pembayaran imbalan secara diskonto, dan "underlying asset" berupa barang milik negara berupa tanaha dan bangunan.

PBS001 akan jatuh tempo 15 Februari 2018 dengan imbalan 4,45 %. PBS002 akan jatuh tempo 15 Januari 2012 dengan imbalan 5,45 %. PBS0003 akan jatuh tempo 15 Januari 2027 dengan imbalan 6,0 %. PBS004 akan jatuh tempo 15 Feberuari 2037 dengan imbalan 6,10 %. "Underlying asset" lima seri PBS tersebut adalah proyek/kegiatan dalam APBN-P tahun 2012.

Lelang surat berharga syariah negara (SBSN) tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai Agen Lelang SBSN. Lelang bersifat terbuka menggunakan metode harga beragam (multiple price).

Pada prinsipnya, semua pihak, investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang, namun dalam pelaksanaannya penyampaian bids harus melalui Peserta Lelang yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan. **bari

BERITA TERKAIT

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp200 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah menyalurkan pembiayaan dengan model financial technology (fintech)…

Wakaf Produktif Melalui Sukuk Negara, Solusi Pengentasan Kemiskinan

Oleh: Eri Haryanto, Staf Direktorat Pembiayaan Syariah DJPPR *) Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada bulan Maret…

Pemerintah Pacu Daya Saing IKM Lewat Platform Digital E-Smart - Industri Kecil dan Menengah

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian semakin gencar memacu pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) nasional agar memanfaatkan platform digital e-Smart…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Menkeu Harap Swasta Makin Banyak Terlibat di Infrastruktur

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap makin banyak pihak swasta yang terlibat dalam pembangunan…

Menggenjot Skema KPBU di Sektor Pariwisata

    NERACA   Jakarta - Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang tumbuh secara masif di tahun ini. Bahkan,…

BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Layanan Digital

      NERACA   Jakarta - Era digital menuntut semua pihak untuk dapat memenuhi tuntutan pelanggan dengan mudah dan…