Surya Toto Eksekusi Stock Split Pada 9 Agustus

Rencana PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) akan stock split atau nilai saham baru hasil pemecahan nilai akan dilakukan pada 9 Agustus mendatang. Sebelumnya, perseroan telah mendapat persetujuan pemegang saham untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham perseroan.

Nantinya dengan stock split, nilai nominal saham TOTO yang awalnya Rp 1.000 menjadi Rp 100 dengan rasio sebesar 1:10. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya ke Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Kamis (2/8).

Akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di seluruh pasar pada 8 Agustus 2012, lalu mulai perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar Reguler dan Negosiasi pada 9 Agustus 2012. Sedangkan untuk perdagangan saham di Pasar Tunai dengan nominal baru pada 14 Agustus 2012.

Pada semester I-2011, Surya Toto mencetak rugi Rp5,478 miliar. Perseroan mencetak laba komprehensif sebesar Rp131,159 miliar pada 30 Juni 2011, namun laba perseroan pada 30 Juni 2012 turun ke Rp125,681 miliar.

Perseroan juga mencatat kenaikan pada total aset sebesar Rp98,558 miliar, dari Rp1,339 tiliun pada 31 Desember 2011, menjadi Rp1,438 triliun pada 30 Juni 2012. Hal yang sama juga tercatat pada total liabilitas dan ekuitas.

Namun, perseroan mencatat penurunan pada arus kas sebesar Rp2,023 miliar. Kas perseroan pada 30 Juni 2011 tercatat sebesar Rp211,456 miliar, sedangkan pada 30 Juni 2012 sebesar Rp209,433 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Realisasi Penyaluran KUR 70,9% - Sampai Agustus 2018

      NERACA   Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat jumlah penyaluran KUR hingga 31 Agustus 2018 mencapai…

Gubernur Sumsel Ingatkan Pembangunan Berpihak pada Rakyat

Gubernur Sumsel Ingatkan Pembangunan Berpihak pada Rakyat NERACA Palembang - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin mengingatkan agar pembangunan yang…

BPS: NPI Masih Defisit di Agustus 2018 - MESKI EKSPOR TUMBUH, LAJU IMPOR LEBIH DERAS

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data neraca perdagangan Indonesia (NPI) sepanjang Agustus 2018 mengalami defisit sebesar US$1,02 miliar, menurun sedikit…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…