Lippo Cikarang Raup Laba Rp 184,62 Miliar

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp184,62 miliar pada semester I-2012. Angka ini melambung atau meningkat 87,45% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp98,49 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (1/8). Kata Presiden Direktur LPCK Meow Chong Loh, kenaikan dari anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) digerakkan oleh tumbuhnya pendapatan usaha mencapai Rp491,91 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp388,70 miliar.

Artinya, lanjut Meow Chong Loh, perusahaan mampu membukukan pendapatan usaha naik 26,55% menjadi Rp491.91 miliar. Namun kenaikan pendapatan diiringi oleh kenaikan beban pokok penjualan sebesar Rp245,08 miliar, meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp231,41 miliar.

Selain itu, perseroan juga mencatat marketing sales sebesar Rp1,15 triliun, yang berasal dari tiga Divisi bisnisnya yang terdiri dari: divisi industri Rp757 miliar atau sekira 66%, divisi eesidensial Rp312 miliar atau sekira 27%, dan divisi komersial Rp81 miliar atau sekitar 7%, “Kontribusi terbesar berasal dari divisi industri sebesar Rp757 miliar atau meningkat 67% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp453,2 miliar. Permintaan lahan industri semakin tinggi mulai dari semester II-2010 dan momentumnya terus berlanjut di semester I-2012," ujarnya.

Lippo Cikarang adalah urban development (pengembang kota) dengan basis ekonomi industri (light industry adalah kawasan industri yang bebas polusi suara dan udara). Saat ini tercatat lebih dari 700 industri yang beroperasi di kawasan dengan luas sekira 3.000 hektare (ha) ini. (bani)

BERITA TERKAIT

Tahun Depan, Bank Jatim Buyback Saham - Siapkan Dana Rp 1,01 Miliar

NERACA Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) di pasar reguler pada…

RMBS Bidik Pendapatan Rp 120 Miliar di 2018 - Akuisisi Tiara Raya Bali

NERACA Jakarta – Perusahaan properti, PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) menargetkan pendapatan di 2018 sebesar Rp120 miliar, setelah akuisisi…

AKR Corporindo Raup Dana US$ 90 Juta - Divestasi Anak Usaha di China

NERACA Jakarta – Tekan efisiensi untuk menunjuang ekspansi proyek baru, perusahaan kimia PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) bersiap menarik investasinya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Buka Kantor Perwakilan di Mataram

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kantor perwakilan di Mataram, Nusa Tenggara Barat untuk memudahkan penyebarluasan informasi dan edukasi mengenai…

Bank Jateng Terbitkan MTN Rp 1 Triliun

Perkuat likuiditas guna mendanai ekspansi bisnis di tahun depan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah alias Bank Jateng menerbitkan surat…

LPKR Bidik Dana Rights Issue Rp 600 Miliar

Butuh modal untuk mendanai ekspansi bisnis di 2018, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berencana menerbitkan saham baru (rights issue) pada…