Transaksi Kartu Kredit BNI Tumbuh 38%

NERACA

Jakarta-- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menegaskan transaksi kartu kredit mengalami peningkatan mencapai Rp8,5 triliun atau tumbuh 38% menjelang Idul Fitri 2012. "Tahun ini transaksi kartu kredit tumbuh hingga Rp8,3 triliun atau tumbuh 38 persen dengan target transaksi hingga akhir tahun sebesar Rp18 triliun," kata Direktur Ritel and Consumer Darmadi, di Jakarta, Rabu (1/8)

Lebih jauh Darmadi menambahkan selama Lebaran, perseroan memberikan beberapa program promo bagi nasabahnya, di antaranya potongan harga untuk restoran, belanja dan pembelian bahan bakar di SPBU, tiket pernerbangan, sampai pembelian dengan sistim cicilan. "Kemudahan ini diharapkan akan meningkatkan nilai transaksi para pengguna kartu kredit," tambahnya

Di tempat yang sama General Manager Kartu Kredit BBNI Dodit Wiweko Probojakti mengungkapkan, saat ini jumlah kartu kredit BNI hingga Juni 2012 mencapai 1,9 juta kartu dengan nominal transaksi sebesar Rp10,1 triliun. "Saat ini outstanding transaksi kartu kredit mencapai Rp4,7 triliun atau tumbuh sebesar 32 persen," ujarnya

Seperti diketahui berdasarkan data Bank Indonesia (BI), transaksi kartu kredit di awal 2012 mencapai Rp 15,8 triliun kemudian sempat turun di akhir Februari 2012 menjadi Rp 15,1 triliun. Namun transaksi kartu kredit kembali melonjak hingga Rp 16,4 triliun di Maret 2012 dan Rp 17,5 triliun pada Mei 2012.

Untuk total volume transaksinya hingga akhir Mei 2012 mencapai 19,09 juta. Jumlah pemegang kartu kredit pada periode tersebut tercatat sebanyak 15,06 juta nasabah.

Sementara itu, Direktur Operasional dan Teknologi Informasi, BBNI Suwoko Singoastro mengatakan perseroan akan memasok uang sebesar Rp24,48 triliun. Dana tersebut dengan rincian untuk ATM Rp18,9 triliun, serta outlet sebesar Rp5,5 triliun. "Persediaan uang tunai ini untuk mengantisipasi kebutuhan nasabah selama periode 21 hari, mulai 5 Agustus 2012 (H-15) hingga 27 Agustus 2012 (H+7)," ungkapnya. *cahyo

BERITA TERKAIT

Pemerintah Wajibkan Kartu SIM Divalidasi Pakai NIK dan KK - Batas Akhir 28 Februari 2018

Kementerian Komunikasi dan Informatika akan melakukan validasi nomor SIM pelanggan menggunakan Nomor Induk Kependudukan dan Kartu Keluarga. Registrasi ini dilakukan…

BNI Syariah Bukukan Laba Rp246 miliar

      NERACA   Jakarta - BNI Syariah membukukan laba bersih Rp246 miliar pada triwulan III-2017, tumbuh 14,6 persen…

Laba Bersih Hartadinata Tumbuh 28,4%

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2017, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 95 miliar atau naik…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

10 LKM Syariah Kantongi Izin dari OJK

  NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan izin operasi sepuluh Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKM Syariah) yang diharapkan…

BTN Ajak Mahasiswa jadi Entrepreneur Properti

  NERACA Yogyakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. siap mengawal para mahasiswa untuk menjadi entrepreneur muda handal di bidang properti…

Bank Muamalat Resmikan Unit Program Social Trust Fund Di Bali

  NERACA Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. (Bank Muamalat) secara resmi memperkenalkan Unit Program Social Trust Fund (STF)…