Red Hat Bikin Perusahaan Jadi Cerdas

NERACA

Red Hat, Inc., pemimpin global di bidang penyedia solusi open source memberikan kemampuan-kemampuan baru yang signifikan untuk solusi Enterprise Business Rules Management System (BRMS) yang dirancang untuk mempercepat upaya organisasi/perusahaan dalam membangun perusahaan yang cerdas dan terintegrasi.

Menurut Craig Muzilla, vice president and general manager, Middleware, Red Hat versi terbaru, JBoss Enterprise BRMS 5.3, merupakan platform lengkap untuk pengembangan dan otomatisasi proses bisnis, termasuk dukungan terintegrasi untuk Business Rules Management, Business Process Management (BPM) dan Complex Event Processing (CEP). Ini memungkinkan otomatisasi penuh prosedur dan kebijakan mission-critical serta pendeteksian dan respon terhadap event-event bisnis secara real-time.

JBoss Enterprise BRMS 5.3 merupakan solusi open source terdepan yang dibuat berbasis inovasi Drools dan komunitas jBPM untuk memberikan proses bisnis yang cerdas dan otomatisasi keputusan bagi perusahaan besar dan kecil di seluruh dunia.

Sebagai bagian dari platform terintegrasi Red Hat, JBoss Enterprise BRMS 5.3 terintegrasi dengan JBoss Enterprise Application Platform 6 yang baru saja diluncurkan dan JBoss Enterprise SOA Platform 5.3,sehingga menambahkan otomatisasi proses bisnis dan keputusan cerdas serta pemrosesan event ke dalam aplikasi-aplikasi yang berjalan dalam solusi-solusi tersebut.

JBoss Enterprise BRMS 5.3 mencakup pengambilan keputusan aktif yang “memahami-situasi” yang membuat solusi ini terkenal, dan peningkatan dengan beberapa fitur baru, yang mencakup: BPM – Jboss Enterprise BRMS 5.3 memperkenalkan kemampuan BPM baru jBPM 5, mesin alur kerja berbasis Java yang fleksibel yang sangat meningkatkan visibilitas dan kelincahan pengalaman bisnis.

JBPM 5 membantu alur kehidupan proses bisnis, mulai dari perintah eksekusi hingga pengawasan dan pengaturan. Selain itu, JBoss Enterprise BRMS 5.3 membantu standar Business Process Modeling Notation 2.0 (BPMN2).

"BPM memiliki fitur pemodelan proses bisnis dan kemampuan eksekusi berbasis standar serta integrasi yang mulus dengan peraturan-peraturan bisnis melalui mesin BPMN2 yang kuat,” papar Craig.

BERITA TERKAIT

Menkeu : Penerbitan Global Bonds Bikin Kas Negara Terjaga

  NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan penerbitan surat utang negara (SUN) atau "Global Bonds" sebesar empat…

Kenaikan Tarif Tol Bikin Ekonomi Melesu

    NERACA   Jakarta - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai rencana PT Jasa…

Perusahaan Indonesia Perlu Tingkatkan Sistem Pencegahan Korupsi

Perusahaan Indonesia Perlu Tingkatkan Sistem Pencegahan Korupsi NERACA Jakarta - Berbagai perusahaan yang beroperasi di Indonesia, baik itu swasta maupun…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

Mencegah Penyalahgunaan NIK - Kemkominfo Perbaiki Fitur Cek Nomor Registrasi

Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Ahmad M Ramli memastikan bahwa pihaknya akan memperbaiki fitur cek nomor registrasi sehingga nantinya…

Menghindari Virus Pada Smartphone

Selain bisa merusak komputer, virus, dan malicious software (malware) juga kerap menyerang smartphone. Berbagai risiko mungkin terjadi ketika smartphone terkena…

Ponsel Harga Terjangkau - Kulik Spesifikasi dan Kecanggihan Redmi Note 5A

Xiaomi selama tahun-tahun belakangan ini terkenal menghadirkan ponsel yang lebih murah dibandingkan merk lain, namun, dengan spesifikasi yang tidak kalah…