Komoditas Lele Jadi Andalan Perikanan Budidaya

NERACA

Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan komoditas lele semakin menjadi andalan di sektor perikanan budidaya air tawar. Selain memiliki nilai ekonomis tinggi, ikan lele tak terlalu sulit untuk dikembangkan di tengah lahan perikanan air tawar yang terbatas.

"Ikan lele ini dapat dipelihara secara intensif dengan lahan dan air yang terbatas, sehingga dapat dikembangkan di berbagai daerah untuk penyediaan protein hewani dan peningkatan pendapatan masyarakat," jelas Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo dalam kunjungan kerjanya di Pondok Pesantren Nurul Huda Cijeruk, Bogor, seperti dikutip dari siaran pers, Selasa (31/7).

Sementara itu, selain lele, lanjutnya, udang galah sejauh ini memiliki nilai ekonomis tinggi. Tercatat, harga udang berkisar antara Rp 50.000 – Rp 70.000 per kilogram. Dengan demikian Sharif mengungkapkan, budidaya udang galah memiliki keunggulan tersendiri. Adapun keunggulan tersebut yakni, selain dapat dipelihara di kolam, udang galah juga dapat dipelihara di sawah bersama padi. "Sehingga secara signifikan dapat meningkatkan pendapatan petani dan pembudidaya ikan," sambungnya.

Di samaping itu, Sharif menyampaikan apresiasinya atas kerja keras dan upaya pemerintah provinsi Jawa Barat yang telah membina dan mendorong pembangunan sektor perikanan di daerahnya, sehingga kegiatan usaha masyarakat perikanan di Jawa Barat semakin berkembang.

Karena itu, KKP merangkul pondok pesantren Nurul Huda Kabupaten Bogor untuk memacu produksi perikanan budidaya. Langkah tersebut merupakan komitmen KKP dalam mengawal serta mendukung pengembangan perikanan budidaya di Kabupaten Bogor. "Pondok pesantren memiliki potensi yang besar untuk turut andil mengembangkan sektor perikanan, khususnya turut dalam memacu produksi perikanan budidaya," jelasnya.

Sebab itu, Sharif berkesempatan untuk mengukuhkan Pesantren Nurul Huda sebagai Pusat Pelatihan Mandiri KP (P2MKP). Dalam kesempatan tersebut, KKP juga menyerahkan berbagai paket bantuan kepada Pondok Pesantren Nurul Huda, seperti paket penyelenggaraan pendidikan anak pelaku utama sektor KP, paket penyelenggaraan pelatihan bagi masyarakat KP, penyelenggaraan penyuluhan, paket aplikasi dan teknologi percontohan budidaya ikan lele yang berada di tempat yang berfungsi sebagai pusat informasi, pembangunan satu unit pembenihan lele dan kolam induk senilai Rp 140 juta, bantuan paket pelatihan budidaya lele senilai Rp 40 juta.

Selama ini, Kabupaten Bogor dikenal sebagai salah satu sentra pengembangan budidaya air tawar terbesar di Jawa Barat. Bahkan lanjutnya, Kabupaten Bogor merupakan pemasok utama kebutuhan ikan untuk wilayah DKI Jakarta. Selain itu, sebagian besar wilayah di Indonesia mendapatkan pasokan benih air tawar khususnya lele dan patin. Atas dasar itu, sebagai langkah nyata pemerintah dalam mendukung Bogor sebagai sentra pengembangan budidaya air tawar, KKP menyerahkan beberapa paket bantuan senilai total Rp5,3 miliar.

Adapun bantuan tersebut di antaranya, 65 paket PUMP Perikanan Budidaya senilai Rp4,22 miliar, enam paket PUMP P2HP senilai Rp300 juta, sarana dan prasarana pemasaran ikan hias senilai Rp190 juta, sarana pemasaran hasil perikanan senilai Rp48 juta serta satu paket peralatan sistem rantai dingin senilai Rp48 juta.

BERITA TERKAIT

Menteri Kelautan dan Perikanan - Lawan Mafia Jangan Dengan Cara Normatif

Susi Pudjiastuti  Menteri Kelautan dan Perikanan Lawan Mafia Jangan Dengan Cara Normatif Depok - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti…

Produksi Lele Bioflok Sokong Suplai Pangan Berbasis Ikan

NERACA Sleman- Menteri Kelautan dan Perikanan yang diwakili Sekjen KKP, Rifky E Hardijanto melakukan panen perdana budidaya lele sisitem bioflok…

Andalan Finance Raih Pembiayaan Rp270 miliar dari CIMB Niaga

  NERACA Jakarta - PT Andalan Finance Indonesia (Andalan Finance), menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (Memorandum of Understanding) fasilitas kredit pembiayaan senilai…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Pembentukan Holding BUMN Sektoral Bisa Picu Masalah Baru

NERACA Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno telah menetapkan setidaknya enam induk usaha (holding) BUMN akan…

Kerjasama Industri - ASEAN Mengharmonisasi Standar Produk Otomotif

NERACA Jakarta – Sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berupaya untuk meningkatkan kerja sama dengan…

Terkait Kunjungan Kerja ke Tiongkok - Pemerintah Fokus Mengembangkan Industri Hijau

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian fokus untuk mengembangkan program industri hijau, di mana setiap sektor manufaktur nasional perlu menerapkan prinsip…