Pertumbuhan UKM Harus Dipacu 4%

Senin, 30/07/2012

NERACA

Jakarta---Pemerintah perlu mendorong keberadaan UMKM hingga mencapai 4% dengan berbagai cara. Karena terbukti gerak UMKM bisa ikut memicu pertumbuhan ekonomi. "Untuk menjadi negara negara maju, maka pertumbuhan UMKM nya harus mencapai sekitar 4%," kata pengurus Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI), Ahmad Hafizs Tohir dalam pembukaan Pasar Anak Negeri yang mengambil thema "Meningkatkan Kualitas dan Profesionalisme UMKM Indonesia, di Istora, Senayan, Jakarta.

Menurut Hafizs Tohir yang juga Ketua DPP PAN ini mengatakan Pasar Anak Negeri ini merupakan salah satu ajang praktek pembinaan UMKM. "Disini kita hadirkan sekitar 200-an UMKM yang menjadi binaan PAN. Keberadaan UKM ini mewakili masing-masing daerah," tambahnya.

Pada intinya, kata Hafizs, strategi pembukaan pasar ini guna mendorong UMKM-UMKM berkualitas nasional dan internasional. Setidaknya, menaikkan UMKM dari kelas mikro menjadi usaha kecil dan menengah. "Yang penting itu semangatnya, kita tak menjadikan target sebagai acuan," terangnya.

Lebih jauh anggota Komisi III DPR, Tjatur Sapto Edy yang juga hadir dalam kegiatan Pasar Anak Negeri ini menambahkan masyarakat disediakan paket sekitar 30.000 sembago murah dengan harga terjangkau. "Kita sediakan pasar murah dengan menyediakan 30.000 paket sembago dengan harga Rp10.000/paket. Isinya, minyak goreng, kecap, beras, terigu, indomie dan biskuit," ujarnya.

Selain itu, kata Tjatur, PAN juga menyediakan sekitar 3000 paket sembago murah di luar arena Istora. "Paket sembago murah ini, tidak gratis, namun dijual dengan harga murah. Kita bermaksud mendidik masyarakat, bukan dengan memberikan cuma-cuma," paparnya.

Saat ditanya soal apakah UKM perlu diberi kesempatan untuk mengimpor kedelai, Tjatur tak membantahnya. Sebagai solusi jangka pendek, pemberian impor kepada UKM dan Koperasi sudah semestinya diberi kesempatan. Karena impor kedelai bukan lagi monopoli pengusaha besar," ungkapnya. **cahyo