Pertumbuhan UKM Harus Dipacu 4%

NERACA

Jakarta---Pemerintah perlu mendorong keberadaan UMKM hingga mencapai 4% dengan berbagai cara. Karena terbukti gerak UMKM bisa ikut memicu pertumbuhan ekonomi. "Untuk menjadi negara negara maju, maka pertumbuhan UMKM nya harus mencapai sekitar 4%," kata pengurus Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI), Ahmad Hafizs Tohir dalam pembukaan Pasar Anak Negeri yang mengambil thema "Meningkatkan Kualitas dan Profesionalisme UMKM Indonesia, di Istora, Senayan, Jakarta.

Menurut Hafizs Tohir yang juga Ketua DPP PAN ini mengatakan Pasar Anak Negeri ini merupakan salah satu ajang praktek pembinaan UMKM. "Disini kita hadirkan sekitar 200-an UMKM yang menjadi binaan PAN. Keberadaan UKM ini mewakili masing-masing daerah," tambahnya.

Pada intinya, kata Hafizs, strategi pembukaan pasar ini guna mendorong UMKM-UMKM berkualitas nasional dan internasional. Setidaknya, menaikkan UMKM dari kelas mikro menjadi usaha kecil dan menengah. "Yang penting itu semangatnya, kita tak menjadikan target sebagai acuan," terangnya.

Lebih jauh anggota Komisi III DPR, Tjatur Sapto Edy yang juga hadir dalam kegiatan Pasar Anak Negeri ini menambahkan masyarakat disediakan paket sekitar 30.000 sembago murah dengan harga terjangkau. "Kita sediakan pasar murah dengan menyediakan 30.000 paket sembago dengan harga Rp10.000/paket. Isinya, minyak goreng, kecap, beras, terigu, indomie dan biskuit," ujarnya.

Selain itu, kata Tjatur, PAN juga menyediakan sekitar 3000 paket sembago murah di luar arena Istora. "Paket sembago murah ini, tidak gratis, namun dijual dengan harga murah. Kita bermaksud mendidik masyarakat, bukan dengan memberikan cuma-cuma," paparnya.

Saat ditanya soal apakah UKM perlu diberi kesempatan untuk mengimpor kedelai, Tjatur tak membantahnya. Sebagai solusi jangka pendek, pemberian impor kepada UKM dan Koperasi sudah semestinya diberi kesempatan. Karena impor kedelai bukan lagi monopoli pengusaha besar," ungkapnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Kurs Rupiah Dipatok Rp 14.400 di RAPBN 2019 - PERTUMBUHAN EKONOMI DITARGETKAN 5,3%

Jakarta-Presiden Jokowi menegaskan, ada sejumlah faktor yang akan jadi tantangan menjaga stabilitas pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.…

Saksi Ahli: Misrepresentasi Harus Dibuktikan di Pengadilan

Saksi Ahli: Misrepresentasi Harus Dibuktikan di Pengadilan NERACA Jakarta - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta kembali menggelar sidang perkara dugaan…

Konsultan: Properti Indikator Efektif Ukur Pertumbuhan Nasional

Konsultan: Properti Indikator Efektif Ukur Pertumbuhan Nasional NERACA Jakarta - Konsultan properti Colliers International menyatakan bahwa dari seluruh aspek perekonomian,…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Rupiah dan Neraca Perdagangan Perlu Jadi Perhatian Capres

      NERACA   Jakarta - Kondisi ekonomi Indonesia yang naik turun belakangan ini wajib menjadi perhatian para Calon…

Pemerintah akan Sesuaikan Agenda Pertemuan IMF-Bank Dunia

      NERACA   Jakarta - Pascagempa beruntun yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pemerintah mengaku akan melakukan…

Bangun Infrastruktur, Jangan Bebani Devisa

    NERACA   Jakarta - Anggota Komisi XI DPR Johnny G. Plate menginginkan pembangunan infrastruktur jangan sampai membuat defisit…