Panca Global Securities Raih Laba Rp 9,6 Miliar - Kinerja Semester I-2012

NERACA

Jakarta – Sepanjang semester pertama I-2012, PT Panca Global Securities Tbk (PEGE) mencatatkan laba bersih Rp9,6 miliar atau naik dari Rp8,4 miliar pada periode yang sama 2011. Informasi tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jum’at akhir pekan kemarin.

Disebutkan, pada periode tersebut, perseroan meraih pendapatan usaha mencapai Rp16,6 miliar atau stagnan bila dibandingkan periode yang sama 2011. Sementara untuk beban usaha mencapai Rp8,9 miliar sehingga laba usaha mencapai Rp7,6 miliar. Pada periode yang sama 2011, beban usaha mencapai Rp11,04 miliar sehingga laba usaha sebesar Rp5,6 miliar.

Dengan pendapatan lain-lain maka laba sebelum pajak mencapai Rp10,9 miliar. Laba ini naik tipis dari peride yang sama 2011 dengan pendapatan lain-lain sebesar Rp3,9 miliar sehingga laba sebelum pajak Rp9,5 miliar. Perseroan berhasil menghimpun total aset mencapai Rp56,8 miliar dari Rp97,5 miliar atau turun 41,7%.

Asal tahu saja, PT Panca Global Securities Tbk menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar 20% dari posisi akhir tahun lalu Rp 20,11 miliar. Target laba bersih 2012 tersebut setara dengan nilai Rp 24,14 miliar.

Direktur Utama Panca Global Securities Hendra H. Kustarjo pernah bilang, perseroan akan mengandalkan dari perdagangan efek (brokerage) guna memenuhi target pertumbuhan bisnis, “Sebagian besar dari usaha berasal dari perdagangan perdagangan efek,”katanya

Dia memprediksi, tahun ini perdagangan saham akan membaik sehingga nilai transaksi melalui sekuritas tersebut akan meningkat, meskipun selama beberapa tahun terakhir masih turun. Kendatipun demikian, dia menilai potensi kenaikan laba bersih masih terbuka untuk tertahan di nilai yang sama dengan tahun lalu yang sebesar Rp 20,11 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Tambah Fasilitas Produksi Gas - Sale Raya Targetkan Dana IPO US$ 100 Juta

NERACA Jakarta — Menggeliatnya industri minyak dan tambang (migas) dimanfaatkan langsung PT Sele Raya untuk mencari permodalan di pasar modal…

Danai Belanja Modal - Smartfren Kantungi Pinjaman Rp 3,10 Triliun

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), melalui PT Smart Telecom meraih kredit dari China Development…

Selesaikan Lilitan Utang - MYRX Tawarkan Aset dan Konversi Saham

NERACA Jakarta – Menyampaikan itikad baik untuk melunasi utang akibat gagal bayar atas pinjaman individu, PT Hanson International Tbk (MYRX)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Hadirkan Inovasi KPR Gaaees - Cara BTN Menjangkau dan Wujudkan Impian Milenial

Bonus demografi yang dinikmati Indonesia harus di manfaatkan secara optimal oleh para pelaku industri terutama dalam upaya memacu pertumbuhan ekonomi…

BYAN Terbitkan Global Bond US$ 400 Juta

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menerbitkan obligasi global dengan total nilai…

PP Properti Berniat Buyback Saham

Jaga pertumbuhan harga saham yang terus merosot hingga mencapai Rp 58 per lembar, PT PP Properti Tbk (PPRO) berencana untuk…