Pertumbuhan Kredit Bank Bukopin Capai Rp46 Triliun

NERACA

Jakarta--PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) mengungkapkan pertumbuhan laba bersih karena ditopang pertumbuhan kredit yang solid sepanjang semester I-2012 sebesar 44,3 %atau mencapai Rp46,03 triliun dibandingkan periode yang sama di 2011 sebesar Rp31,9 triliun. "Pertumbuhan kredit didukung oleh penyaluran kredit segmen UKM yang memberikan kontribusi sebesar Rp24,25 triliun atau setara 52,68 %dari total kredit sebesar Rp46,03 triliun," kata Direktur Utama BBKP Glen Glenardi ditemui dalam Paparan Kinerja BBKP Sementer-I 2012, di Ballroom Ritz Carlton Hotel, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (26/7)

Diakui Glen, perseroan mencatatkan kenaikan pertumbuhan laba bersih sebesar 20,3 %menjadi Rp403 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp334 miliar. Sedangkan laba sebelum pajak perseroan juga mengalami pertumbuhan sekira 21 % menjadi Rp518 miliar pada semenster-I 2012 dibandingkan dengan pertumbuhan tahun sebelumnya yang mencapai Rp429 miliar. ROE (return of equity) juga mengalami kenaikan 19,04 %dari angkanya tahun lalu menjadi 18,31 %. Sementara ROA (return of asset) naik menjadi 1,84 %dari 1,74 %.

Menurut Glen, kontribusi kredit yang kedua ditopang oleh segmen komersial sebesar Rp14,62 triliun atau 31,77 %. Sedangkan segmen konsumer sebesar Rp4,38 triliun dan segmen mikro sebesar Rp2,8 triliun dibandingkan akhir 2011. "Pertumbuhan kredit tertinggi dibukukan oleh pertumbuhan kredit segmen mikro yang tumbuh 20,37 %. Sementara untuk kredit konsumer tumbuh 18,11 %dan kredit segmen UKM sebesar 15,40 %," jelas dia.

Peningkatan kredit ini, tambahnya, diikuti oleh stabilnya Non Performing Loan (NPL) gross pada Juni 2012 yang turun menjadi 2,74 % dari 3,04 %dan rasio kecukupan modal (CAR) juga mengalami kenaikan menjadi 16,26 % dari 14,74 %. "Sedangkan aset perseroan tumbuh 22,625 %menjadi Rp60,66 triliun dibanding periode yang sama di 2011 sebesar Rp52,53 triliun," pungkasnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Digitalisasi Penyaluran Kredit Ultra Mikro untuk Akuntabilitas

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan proses digitalisasi penyaluran kredit ultra mikro akan…

Jaga Pertumbuhan Kinerja Positif - Japfa Perkuat Kemitraan Dengan Peternak

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan kinerja perseroan, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) gencar meningkatkan program kemitraan dengan peternak. “Perseroan…

Genjot Pertumbuhan Bisnis Energi - Adaro Bakal Bangun PLTU di Asia Tenggara

NERACA Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) tengah menjajaki pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di salah…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Aturan Uang Eketronik Bakal Direvisi

      NERACA   Surabaya - Bank Indonesia (BI) mewacanakan untuk merevisi beberapa ketentuan dalam peraturan uang elektronik agar…

BI dan Pemerintah Canangkan Syariah jadi Arus Baru Ekonomi

    NERACA   Surabaya - Bank Indonesia (BI), pemerintah dan instansi terkait mencanangkan syariah untuk menjadi arus baru ekonomi…

AXA Mandiri Bayarkan Klaim Korban Lion Air

    NERACA   Jakarta - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) membayarkan klaim kepada pemegang polis atau ahli…