Klaim Asuransi Naik Pasca Lebaran - Prediksi AUUI

NERACA

Jakarta--Klaim asuransi umum khususnya kendaraan bermotor pascalebaran diprediksi mengalami peningkatan. Alasannya, hal ini kemungkinan terkait dengan kecelakaan. “Masyarakat pengguna kendaraan bermotor untuk berhati-hati saat melakukan mudik Lebaran, sebab biasanya angka kecelakaan cenderung meningkat pada momentum itu," kata Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AUUI), Kornelius di Jakarta, Kamis.

Lebih jauh kata Kornelius, meskipun klaim asuransi meningkat. Namun perusahaan asuransi tidak memiliki strategi khusus untuk mengantisipasi hal tersebut. "Hal itu memang sudah biasa. Karena sebagian besar pemudik ada yang naik motor dan mobil ke kampung halaman, lalu terjadi kecelakaan sehingga membutuhkan klaim dari perusahaan asuransi," tambahnya

Dikatakan Kornelius, setelah libur Lebaran petugas yang menangani klaim asuransi biasanya akan jauh lebih sibuk dari hari-hari biasanya, karena adanya peningkatan pengajuan klaim.

Terkait banjir bandang di Padang, Kornelius mengatakan bencana banjir bandang di Padang tidak berpotensi terlalu besar meningkatkan klaim asuransi umum karena kerusakan akibat bencana tersebut relatif ringan. "Klaim yang terjadi di Padang (Sumatera Barat), kalau pun ada tidak akan mempengaruhi keberadaan perusahaan asuransi," ungkapnya

Kornelius menyebutkan, kerusakan yang diakibatkan bencana banjir itu lebih ringan dibandingkan dengan bencana-bencana sebelumnya di daerah itu. Namun demikian, Cornelius optimistis seluruh perusahaan asuransi yang memiliki nasabah di Padang dapat menyelesaikan klaim dengan cepat dan tanpa hambatan. "Sebab kerusakan akibat bencana banjir bandang tidak sebesar seperti bencana tsunami atau gempa," tandasnya

Menurut Kornelius saat ini nasabah asuransi di Padang semakin meningkat jumlahnya. Dia memperkirakan hal tersebut disebabkan bencana alam yang terus melanda kota tersebut dalam beberapa waktu terakhir. "Jumlah nasabah asuransi di Kota Padang terus mengalami peningkatan, terutama setelah bencana gempa yang terjadi di Padang beberapa waktu lalu," ucapnya

Seperti diketahui, Pada 24 Juli 2012, hujan deras sekitar dua jam di daerah hulu dua sungai besar di Padang mengakibatkan datangnya air bah berupa banjir bandang yang membawa sejumlah material seperti pohon dan tanah dalam jumlah besar.

Kerugian materil atas bencana tersebut belum bisa diperkirakan, namun Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang telah menyalurkan bantuan kepada korban banjir.

Sementara itu, Direktur Eksekutif AAUI Julian Noor mengatakan meningkatnya klaim asuransi pada Lebaran, selain karena frekuensi kecelakaan yang biasanya tinggi, juga disebabkan faktor kecurian rumah yang ditinggalkan selama mudik.

Data yang dikeluarkan pemerintah tahun lalu, tingkat kecelakaan pada saat mudik, yaitu H-7 hingga H+7, meningkat 30,58 persen dari tahun sebelumnya. Selama 2011, tercatat sebanyak 4.744 kasus kecelakaan terjadi. "Kasus pencurian rumah di Jakarta juga sering terjadi, karena rumah yang kosong ditinggal pemiliknya untuk mudik ke kampung halaman. Tetapi biasanya paling banyak klaim dari kendaraan bermotor," jelasnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Klaim Polis Tidak Dibayarkan - Nasabah Jiwasraya Tuntut Tanggung Jawab OJK

Kasus raibnya dana investasi nasabah asuransi Jiwasraya menyeret Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk turut serta bertanggung jawab dan bukan sebaliknya…

Overburden Capai 55 Juta Ton - Samindo Klaim Produksi Lampaui Target

NERACA Jakarta -PT Samindo Resources Tbk (MYOH) telah merampungkan operasional overburden dan produksi tahun lalu dengan capaian melebihi target. Disebutkan,…

TARIF CUKAI ROKOK TIDAK NAIK

Pekerja melinting rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) dengan alat linting di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (15/1). Pemerintah memutuskan tidak menaikkan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

LPS Perkirakan BI Tahan Suku Bunga Di Awal 2019

NERACA Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memproyeksikan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate pada awal 2019 ini…

Regulator Terapkan Perhitungan Risiko Pasar Basel III Terbaru

  NERACA Jakarta - Regulator Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadiri pertemuan para Gubernur Bank Sentral dan Pimpinan Otoritas Pengawas Sektor…

Sejumlah Perusahaan Jasa Keuangan Manfaatkan NIK - Gandeng Kemendagri

  NERACA Jakarta - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)…