Laba Greenwood Melesat 352,45% di Semester Pertama - Laris Manis Penjualan Office

NERACA

Jakarta – Sepanjang semester pertama, emiten properti PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA) mencatatkan pertumbuhan laba melesat 352,45% menjadi Rp 273,82 miliar, dibandingkan periode sebelumnya hanya Rp 60,516 miliar. Kinerja ini didukung oleh penjualan ruang perkantoran yang laris-manis.

Informasi tersebutkan dalam laporan keuangan perseroan di Jakarta, Rabu (25/7). Disebutkan, penjualan perseroan hingga Juni 2012 mencapai Rp 419,2 miliar atau mengalami kenaikan 301,43% dari penjualan di 6 bulan pertama 2011 sebesar Rp 104,43 miliar

Penjualan tertinggi didapat dari unit perkantoran yang mencapai Rp 403,039 miliar. Unit ini meraih omset melesat dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 84,55 miliar. Penjualan perkantoran yang dimaksud adalah proyek The City Center yang memasuki tahap penyelesaian.

Sedangkan penjualan unit apartemen The Peak justru turun dari Rp 14,41 miliar di semester I-2011 menjadi RP 9,82 miliar di semester I-2012. Pendapatan sewa perseroan naik tipis menjadi Rp 6,341 miliar dari periode sebelumnya Rp 5,46 miliar.

Beban pokok penjualan juga meningkat dari Rp 58,18 miliar menjadi Rp 198,62 miliar. Ini membawa laba kotor GWSA meroket 376% menjadi Rp 220,59 miliar dari periode sebelumya Rp 46,25 miliar. Kontribusi atas laba perseroan sangat terasa dari investasi dalam saham perusahaan asosiasi. Dari investasi tersebut, Greenwood memperoleh penghasilan sebesar Rp 118,39 miliar.

Perusahaan yang sahamnya dimiliki perseroan antara lain, PT Arah Sejahtera Abadi (ASA) 40% kepemilikan, PT Pluit Propertindo (PP) 47,17%, PT Manggala Gelora Perkasa (MGP) 27,4%, PT Briliant Sakti Persada (BSP) 30%, dan PT Citra Gemilang Nusantara (CGN) 23%.

Asal tahu saja, ditahun ini perseroan menargetkan pendapatan meningkat mencapai Rp400 miliar pada 2012. Presiden Direktur Greenwood Harry Gunawan pernah bilang, revenue perseroan lihat dari project. “Tahun depan Rp400 miliar, 2013 Rp480 miliar dan selanjutnya Rp500 miliar. Dengan harapan itu bisa bertambah, dengan adanya project baru yang digarap perusahaan,”ungkapnya.

Dia menambahkan, saat ini perusahaan akan menggarap tiga proyek baru dan rencananya akan mengerjakan dua di antara tiga proyek tersebut. Namun, perusahaan masih enggan menerangkan lebih lanjut proyek apa yang dimaksud.

Greenwood, merupakan perusahaan properti yang saat ini tengah mengembangkan proyek The City Center Batavia yang berlokasi di Jl KH Mas Mansyur Jakarta. Pembangunan tahap I tersebut direncanakan bisa sudah mulai beroperasi pada akhir tahun depan. (bani)

BERITA TERKAIT

Dukung Pasar Modal Syariah - Tren Layanan Wakaf Saham Bakal Tumbuh

NERACA Jakarta – Mengoptimalkan produk layanan pasar modal syariah, beberapa perusahaan manajer investasi terus berinovasi dengan menghadirkan layanan menjawab kebutuhan…

Sidang Bangun Cipta Kontraktor - PN Minta Lengkapi Legal Akta Perusahaan

NERACA Jakarta - Menyoal permohonan perusahaan asal Selandia Baru, H Infrastructure Limited (HIL) kepada Pengadilan Niaga (PN) pada Pengadilan Negeri Jakarta…

IPO Itama Ranoraya Oversubscribed 34,96 Kali

NERACA Jakarta – Penawaran umum saham perdana PT Itama Ranoraya mendapatkan respon positif dari investor. Dimana berdasarkan hasil penawaran di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng Kerjasama HIPMI - ModalSaham Siap Bawa Perusahaan IPO

NERACA Jakarta – Dukung pertumbuhan industri pasar modal dengan mengajak pelaku usaha go public, ModalSaham sebagai perusahaan starup akan menggandeng…

Produksi Nikel Vale Indonesia Terkoreksi 6,81%

NERACA Jakarta –Besarnya potensi kenaikan permintaan nikel di pasar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terus memacu produksi nikel, meskipun di…

Progres Pabrik di Sumses Capai 30% - Buyung Poetra Perbesar Kapasitas Produksi Beras

NERACA Jakarta – Meskipun tengah dihadapkan pada kondisi musim kemarau yang berkepanjangan, emiten produsen beras PT Buyung Poetra Sembada Tbk…