Jumlah Rekening Efek di Jatim Capai 900 Rekening

Kamis, 26/07/2012

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Surabaya menyatakan jumlah pemilik rekening efek di Jawa Timur per-Juni 2012 mengalami kenaikan dari 816 di tahun 2011 dengan periode yang sama menjadi 900 rekening. Kondisi menggambarkan, makin membaiknya pemahaman masyarakat soal investasi pasar modal.

Kata Kepala BEI Surabaya Nur Harjantie, tahun ini lebih bagus, walaupun dari data 2012 cuma ada 52% dari perusahaan likuiditas yang melaporkan ke BEI, “Namun demikian, pihaknya belum mengetahui secara pasti keseluruhan jumlah rekening efek yang dibuka hingga Juni 2012. Karena data ini terus berjalan per Juni, “katanya di Surabaya, kemarin.

Hingga Juni 2012, transaksi di Jatim yang sudah dilaporkan ke BEI ada sekitar Rp21,2 triliun. Menurutnya, jumlah pemilik rekening efek di Jatim lebih besar. Hal itu dikarenakan saat ini sudah ada transaksi melalui "online trading" sehingga para pemilik rekening efek yang baru tidak diketahui karena datanya masuk ke sistem.

Adapun total rekening efek saham di Surabaya hingga saat ini mencapai 25 ribu, sedangkan di Jatim mencapai 37 ribu rekening. Kenaikan kali ini, lanjut dia, merupakan nilai positif bagi BEI Surabaya. Hal itu dikarenakan selama ini BEI Surabaya sudah melakukan edukasi sekolah pasar modal untuk umum yang digelar setiap Rabu dan Kamis. "Kita berusaha menciptakan investor baru melalui pelatihan pasar modal," katanya.

Bahkan, harapannya mereka yang telah mengikuti pelatihan pasar modal nantinya menjadi peserta aktif di bursa saham. (ant/bani)