Jumlah Rekening Efek di Jatim Capai 900 Rekening

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Surabaya menyatakan jumlah pemilik rekening efek di Jawa Timur per-Juni 2012 mengalami kenaikan dari 816 di tahun 2011 dengan periode yang sama menjadi 900 rekening. Kondisi menggambarkan, makin membaiknya pemahaman masyarakat soal investasi pasar modal.

Kata Kepala BEI Surabaya Nur Harjantie, tahun ini lebih bagus, walaupun dari data 2012 cuma ada 52% dari perusahaan likuiditas yang melaporkan ke BEI, “Namun demikian, pihaknya belum mengetahui secara pasti keseluruhan jumlah rekening efek yang dibuka hingga Juni 2012. Karena data ini terus berjalan per Juni, “katanya di Surabaya, kemarin.

Hingga Juni 2012, transaksi di Jatim yang sudah dilaporkan ke BEI ada sekitar Rp21,2 triliun. Menurutnya, jumlah pemilik rekening efek di Jatim lebih besar. Hal itu dikarenakan saat ini sudah ada transaksi melalui "online trading" sehingga para pemilik rekening efek yang baru tidak diketahui karena datanya masuk ke sistem.

Adapun total rekening efek saham di Surabaya hingga saat ini mencapai 25 ribu, sedangkan di Jatim mencapai 37 ribu rekening. Kenaikan kali ini, lanjut dia, merupakan nilai positif bagi BEI Surabaya. Hal itu dikarenakan selama ini BEI Surabaya sudah melakukan edukasi sekolah pasar modal untuk umum yang digelar setiap Rabu dan Kamis. "Kita berusaha menciptakan investor baru melalui pelatihan pasar modal," katanya.

Bahkan, harapannya mereka yang telah mengikuti pelatihan pasar modal nantinya menjadi peserta aktif di bursa saham. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Pefindo Beri Peringkat A- Obligasi ADHI

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idA- untuk Obligasi Berkelanjutan I/2013 seri B senilai Rp500 miliar milik PT Adhi…

TAMU Raih Kontrak Baru Rp 24,77 Miliar

Di awal tahun 2020, PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) mengantongi kontrak baru senilai Rp24,77 miliar. Emiten pelayaran ini ditunjuk…

Elnusa Anggarkan Belanja Modal Rp 1 Triliun

Danai pengembangan bisnisnya, PT Elnusa Tbk (ELSA) mengalokasikan belanja modal tahun ini sekitar Rp 1triliun. Dimana jumlah capex yang dialokasikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Obligasi Global Medco Oversubscribed 6 Kali

NERACA Jakarta – Penerbitan obligasi global milik PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mendapatkan respon positif dari pelaku pasar. Dimana…

Kembangkan Kendaraan Listrik - Pemerintah Menaruh Asa Divestasi Saham INCO

NERACA Jakarta – Dukungan pemerintah terhadap PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) untuk mengakuisisi 20% divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk…

Tersandung Masalah Hukum - MPRO Batal Akuisisi Anak Usaha Hanson

NERACA Jakarta – Buntut dari disuspensinya perdagangan saham PT Hanson International Tbk (MYRX) oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena…