OCBC Beri Beasiswa TNI AL

Bantu Rp1 Miliar

OCBC Beri Beasiswa TNI AL

Jakarta--- Bank OCBC NISP Tbk memberikan bantuan beasiswa senilai Rp1 miliar bagi putra dan putri TNI Angkatan Laut yang berprestasi di SLTA dan Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia, sebagai salah satu wujud pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan. "Ruang lingkup kesepakatan bersama meliputi bidang pendidikan melalui pemberian beasiswa yang diberikan kepada putra-putri dari para anggota Militer dan Pegawai Negeri Sipil TNI AL yang berprestasi dan duduk di bangku SLTA dan perguruan tinggi," kata Presiden Direktur OCBC NISP Parwati, di Jakarta, Rabu,25/7

Penandatanganan Piagam Kesepakatan Bersama dilakukan Presiden Direktur dan CEO PT Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno, dan Ketua Pembina Yayasan Hang Tuah Zubaidah di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu.

Lebih jauh Parwati menambahkan bantuan beasiswa diberikan kepada putra dan putri TNI AL, tanpa syarat apa pun.

Kasal Laksamana TNI Soeparno mengatakan pemberian beasiswa akan diserahkan melalui TNI AL kepada Yayasan Hang Tuah selaku yayasan pendidikan. Pemberian beasiswa berlaku satu tahun sejak tanggal penandatanganan kesepakatan bersama dan akan berakhir pada 25 Juli 2013. "Kami berterima kasih kepada OCBC NISP atas bantuan beasiswa ini. Kriteria proses seleksi penentuan penerimaan beasiswa serta besarnya bantuan yang diberikan ke tiap-tiap penerima beasiswa akan diatur dan ditentukan TNI AL bersama dengan Yayasan Hang Tuah, dengan tembusan kepada pihak OCBC," kata Kasal Laksamana TNI Soeparno.

Kasal menambahkan langkah OCBC mendukung proses pendidikan secara tidak langsung telah membantu membangun sumber daya manusia yang akan berguna bagi Tanah Air. "Partisipasi OCBC memberikan bantuan kepada Yayasan Hang Tuah selaku salah satu yayasan pendidikan, sangat kami dukung. Kami berharap kerja sama ini dapat dijaga secara berkesinambungan dan dilaksanakan secara bertanggung jawab, serta saling menguntungkan," imbuhnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

MAGI Beri Penghargaan ke Bengkel Rekanan Terbaik

    NERACA.   Jakarta - PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) memberikan penghargaan kepada bengkel rekanan terbaiknya dalam ajang…

Jamkrindo Syariah Targetkan Volume Penjaminan Rp35 Triliun

NERACA Jakarta - PT Jamkrindo Syariah (Jamsyar) mentargetkan volume penjaminan pada akhir 2020 mendatang bisa mencapai Rp35 triliun dan meraih…

Produk Jiwasraya Layaknya Skema Ponzi

  NERACA   Jakarta - Pengamat ekonomi dan perpajakan, Yustinus Prastowo menilai produk asuransi yang mulai diterbitkan PT Asuransi Jiwasraya…