Keindahan Setu Babakan Bernuansakan Betawi

NERACA

Berjalan-jalan ke Selatan Jakarta, siapa yang sangkaJakartaternyata masih memiliki tempat wisata budaya yang menarik dan penuh dengan nilai sejarah juga nilai seni yang tinggi. Meskipuntelah banyakgedung-gedung pencakar langit yangtinggijuga deretanpusat perbelanjaan modern,ternyata masih ada oang di satu sisi di selatan Jakarta inimasihberjuang dan mencoba melestarikankebudayaan dan kesenianasli Jakarta.

AdalahkampungSetu Babakan, yang merupakan tempat pengembangan dan pelestarian budaya Betawi secara berkesinambungan. Lokasinya yang berada di pinggir Jakarta tepatnya di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan ditetapkan sebagai Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan melalui SK Gubernur No. 9 tahun 2000.

Tidak sulit untuk mencapai tempat ini, banyak pilihan kendaraan baik umum maupun pribadi yang dapat ditempuh untuk menuju ke Setu Babakan. Memasuki kawasan ini, Anda pun akan langsung disambut dengan beragam bangunan rumah Betawi dengan arsitekturnya yang khas.

Sebelum masuk ke perkampungan Betawi, pengunjung pun disambut gapurabesar yang atapnya seperti berbentuk piramidayang berarsitektur khas Betawi.Tingginya sekitar lima meter. Pada bagian depan pagar tertulis ”Pintu Masuk 1 Bang Pitung”.Di pintu perkampungan betawi ini memang selalu ramai, selain sebagai tempat ngobrol-ngobrol warga sekitar, di pintu ini juga banyak dijumpai para ojek motor yang siap mengantar para pengunjung memutari perkampungan Betawi Setu Babakan.

Kawasan perkampungan yang luasnya sekitar 289 hektar itu berada di dua buah setu alam yakni Setu Babakan dan Setu Mangga Bolong. Disana juga bisa ditemukan rumah-rumah memiliki teras yang luas, berlantai satu, rumah ini rata-rata dibangun dengan kayu. Dalam rumah terdiri dari ruang tengah, ruang keluarga dan kamar-kamar.

Teras yang luas menjadi khas rumah Betawi yang biasanya digunakan untuk menerima tamu dan berkumpulnya orang rumah. Di antara bangunan itu, galeri budaya Betawi, pada saat itu dipakai pertemuan reunian sebuah sekolah swasta di Jakarta.

Ditengah area Setu Babakan dapat ditemui sebuah panggung besar yang juga beraksitektur Betawi. Di panggung ini, biasanya setiap Minggu sore akan ditampilkan beragam pertunjukan kesenian Betawi seperti tarian Sirih Kuning, Nandak Ganjen, dan Lenggang Nyai. Selain itu terdapat pula kesenian lain seperti lenong dan rebana ketimpring.

Setu Babakan menawarkan beragam wisata budaya Betawi mulai dari tarian, musik ataupun teater. Tempat ini juga seringkali dijadikan tempat prosesi budaya seperti upacara pernikahan, sunatan, akekahan, hatam qur’an, nujuh bulanan dan lain-lain.

Yang tidak kalah menarik adalah wisata air di Setu Babakan yang menjadi primadona tempat ini. Di tempat tersebut, Anda dapat melakukan kegiatan memancing ataupun menyusuri danau. Keberadaan danau memang menjadi pemandangan langka ditengah kepadatan kota Jakarta. Tak heran tempat ini selalu dipadati pengunjung saat akhir pekan.

Wisata budaya memang sangat berhubungan dekat dengan wisata kuliner, karena kedua hal inilah perkampungan Betawi Setu Babakan mempunyai tempat tersendiri dihati para pengunjungnya. Selain memuaskan mata, perkampungan Betawi ini juga bisa memuaskan perut, tentunya dengan bermacam menu kulinernya, dari yang biasa dijual-jual sampai yang khas dengan budaya Betawi.

Wisata kuliner‘gak ade matinye’ditempat inikalo kata orang Betawi. Beragam jenis kuliner khas Betawi dapat Anda jumpai ditempat ini seperti kerak telor, semur jengkol, pindang tangkar hingga bir pletok. Selain itu, terdapat pula kebun buah yang terdiri dari buah-buahan khas Jakarta seperti Belimbing, Rambutan, Buni, Jambu, Dukuh, Menteng, Gandaria, Kecapi serta masih banyak lagi. Pengunjung pun dapat membeli buah-buahan tersebut sebagai oleh-oleh.

Tidak perlu merogoh kocek besar untuk berwisata ketempat ini. Selain murah, berwisata ke Setu Babakan akan menjadi pengalaman tersendiri. Dimana pengunjung dapat merasakan sensasi kebudayaan asli Jakarta di tengah gempuran modernitas di sekelilingnya.

BERITA TERKAIT

Gerai Batik Betawi Hadir di TM Thamrin City

Gerai Batik Betawi Hadir di TM Thamrin City NERACA Jakarta - Pusat Belanja Trade Mall Thamrin City Jakarta semakin melengkapi…

Melihat Keindahan Masjid Raya Baiturrahman Aceh - 13 Tahun Pasca Bencana Tsunami

  Tiga belas tahun sudah berlalu pasca bencana besar yang menewaskan puluhan ribu orang dalam tragedi tsunami di Banda Aceh…

Menikmati Keindahan Desa Wisata Magelang

Saya datang ke Magelang, sepekan setelah Presiden Indonesia Joko Widodo menyambangi desa-desa wisata di sana pada akhir September lalu. Salah…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Menpar Tantang Sumatera Barat Tiru Kesuksesan Mandalika

Dalam rangka undangan untuk menghadiri puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Padang, Sumatera Barat, Presiden Joko Widodo bersama…

Kemenpar Incar Lima Negara Penghasil Turis dan Devisa

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan China, Eropa, Australia, Singapura, dan India sebagai Top Five Pasar Utama Wisatawan Mancanegara (wisman) 2018. Penetapan…

Merindukan Kemacetan di Kawasan Puncak

Hujan lebat mengawali Sabtu (11/2) pagi di kawasan Puncak Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Usai hujan reda, matahari mulai menampakkan…