Jadi Pengendali, Bhakti Beli 27,6 Juta Saham BMTR

Ambisi PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) menjadi pemegang saham pengendali PT Global Mediacom Tbk (BMTR) dibuktikan perseroan dengan membeli sebanyak 27,6 juta lembar saham Global Mediacom dengan harga pembelian rata-rata Rp1.601 per saham.

Kata Direktur Bhakti Investama Darma Putra, tujuan transaksi ini investasi strategis, “Maka dengan saham itu, kepemilikan Bhakti di Global Mediacom bertambah jadi 7,04 miliar lembar saham, setara dengan 50,58% dari total saham BMTR,”katanya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/7).

Sebagai informasi, Bhakti Investama juga berencana mengakuisisi bank yang direncanakannya akan dilakukan melalui anak usahanya, PT Bhakti Capital Indonesia Tbk (BCAP). Skemanya, BCAP akan melakukan penerbitan saham baru alias right issue. BHIT, selaku pemegang saham mayoritas akan membeli saham baru tersebut. Dana yang akan digunakan BHIT adalah bersumber dari hasil divestasi pada PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY).

Asal tahu saja, Global Mediacom mencatatkan laba bersih periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp528,4 miliar pada semester I-2012. Naik 23,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp428,8 miliar.

Naiknya laba perseroan ini seiring dengan tumbuhnya pendapatan perusahaan ini. Jumlah pendapatan bersih perseroan mengalami kenaikan menjadi Rp4,15 triliun dari sebelumnya Rp3,26 triliun.

Pendapatan ini didominasi dari pendapatan yang diproduksi dari media berbasis konten dan iklan sebesar Rp2,99 triliun dari sebelumnya Rp2,4 triliun. Lalu pendapatan dari media berbasis pelanggan berkontribusi sebesar Rp1,11 triliun dari sebelumnya Rp813,3 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Sky Energy Bidik Pendapatan Rp 539 Miliar - Lepas 203 Juta Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Sky Energy Indonesia Tbk menargetkan pendapatan sebesar Rp539 miliar dan Rp627 miliar pada tahun…

Produksi Nasional Disebut Tembus 60 Juta Unit - Impor Ponsel Turun Drastis

NERACA Jakarta – Industri telepon seluler (ponsel) di dalam negeri mengalami pertumbuhan jumlah produksi yang cukup pesat selama lima tahun…

Proyek Kereta Cepat Membengkak US$83 juta

      NERACA   Jakarta - Nilai investasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung naik sebesar 83 juta dolar AS karena…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Semen Baturaja Terbitkan MTN Rp 400 Miliar

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk atau (SMBR) menerbitkan surat hutang (MTN) senilai Rp400 miliar dengan jangka waktu selama tiga tahun…

Pelanggan Diminta Registrasi Nomor Prabayar

Telkomsel mengimbau pelanggan untuk segera melakukan registrasi nomor prabayar yang divalidasi sesuai dengan data kependudukan yang berlaku. Batas akhir masa…

BEI Resmikan Galeri Investasi di Untan

Direktur Pengembangan Bisnis PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Nicky Hogan meresmikan galeri investasi BEI di Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (Untan)…