Tren Pertumbuhan Triwulan II Seimbang

NERACA

Jakarta---Pertumbuhan ekonomi pada triwulan II masih baik dan berada dalam perkiraan pemerintah yaitu pada kisaran 6%. "Saya belum bisa lihat angkanya tapi kalau kita lihat trennya masih cukup bagus, paling tidak imbanglah dengan triwulan I," kata Pelaksana tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro di Jakarta,24/7

Bambang menjelaskan pertumbuhan pada triwulan II masih tertolong oleh impor barang modal yang masih tinggi, yang berarti hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan kinerja pada sektor manufaktur. "Kalau kita lihat impor masih tinggi, impor barang baku atau modal masih tinggi, itu menunjukan aktivitas di sektor manufaktur yang merupakan salah satu pendorong investasi masih berjalan," tambahnya

Selain itu, kata Bambang, adanya peningkatan pajak pertambahan nilai (PPN), yang berarti menunjukkan tingginya konsumsi domestik serta pertumbuhan investasi pada sektor perdagangan, juga ikut membantu menjaga angka pertumbuhan ekonomi pada triwulan II. "Kami juga melihat PPN kita lebih tinggi dari biasanya, itu juga salah satunya karena sektor retailnya kuat, dan kita juga melihat investasi di perdagangan, terutama retail bagus," ujarnya

Sedangkan terkait perekonomian global yang makin diliputi ketidakpastian akibat memburuknya perkembangan Yunani, Bambang menyakini Zona Eropa akan kembali membantu negara tersebut untuk menstabilkan ekonomi pada kawasan Eropa. "Yunani bagian dari Euro pasti Euro pasti mempunyai cara menyelamatkan Yunani, tidak akan membiarkan Yunani bangkrut seperti itu, karena itu juga jelek buat mereka. Itu kan indikasi sekarang tapi pasti ada upaya untuk menyelamatkan mereka paling tidak meminimalkan dampak negatifnya," tuturnya. **bari

BERITA TERKAIT

Tren Industri Periklanan Mengarah ke Digital

    NERACA   Jakarta – Country CEO Dentsu Aegis Network (DAN) Maya Watono menyebut arah industri periklanan atau advertising…

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 11,5%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen pada 2019 lebih rendah…

BNI SYARIAH DUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI SYARIAH ACEH

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo (kiri) saat penyerahan bantuan sosial kepada perwakilan Pondok Pesantren Dayah Mini kerjasama BNI…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Membaiknya Ekonomi, Penerimaan Pajak Hampir Capai Target

        NERACA   Jakarta - Lembaga riset perpajakan DDTC menilai bahwa penerimaan pajak pada 2018 yang hampir…

Presiden Minta PKH Tak Digunakan untuk Konsumtif

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mengarahkan warga penerima…

DataOn Bentuk Perusahaan Baru GreatDay HR

      NERACA   Jakarta - DataOn (PT. Indodev Niaga Internet) meresmikan GreatDay HR sebagai brand baru untuk solusi…