BEI Kembali Perdagangkan Saham Dayaindo Resources

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Dayaindo Resources International Tbk (KARK) di pasar negoisasi mulai sesi pertama perdagangan efek, Selasa (24/7).

Kata Divisi Penilaian Perusahaan Sektor Jasa BEI Umi Kulsum dan Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI Andre Toelle, suspensi tersebut dibuka menunjuk hasil dengar pendapat antara PT Dayaindo Resources International Tbk dan bursa terkait gugatan pailit yang diajukan SUEK AG pada 19 Juli 2012 serta surat Perseroan No.076/DRI/JKT/VII/2012 pada 18 Juli 2012.

Informasi tersebut disampaikan dalam siaran pers BEI di Jakarta, Selasa (24/7). Sebelumnya, saham Dayaindo Resources Internasional sempat dihentikan sementara perdagangan efek perseroan di pasar reguler dan pasar tunai.

BEI pun meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan. BEI telah mensuspensi saham KARK sejak 18 Juli 2012. Hal itu merujuk pemberitaan Dayaindo Resources digugat pailit. (bani)

BERITA TERKAIT

Saham SOSS Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenakan status unusual market activity (UMA) pada saham PT Shield On Service…

BEI Dorong Perusahaan di DIY Go Public

Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong perusahaan di daerah itu baik milik swasta maupun badan usaha…

Perdagangan Saham DIGI Disuspensi

Lantaran terjadi peningkatan harga saham yang signifikan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi perdagangan saham PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp 3,93 Triliun

Di kuartal tiga 2018, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih Rp3,93 triliun, naik 49,67% year on year (yoy)…

BEI Suspensi Saham Trancoal Pacific

Mengalami kenaikan harga saham di luar kewajaran, perdagangan saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) dihentikan sementara atau disuspensi oleh PT…

Hotel Mandarine Bakal Gelar Rights Issue

Perkuat modal dalam rangka mendanai ekspansi bisnisnya, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) berniat menerbitkan saham dengan hak memesan efek…