HERO Bukukan Penjualan Rp 4,83 Triliun di Semester Pertama

NERACA

Jakarta - PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mencatatkan penjualan tumbuh 20% menjadi Rp 4,83 triliun dibandingkan periode yang sama tahun. Peningkatan penjualan itu juga meningkatkan 29,7% laba bersih menjadi 140 miliar di paruh pertama tahun ini. “Raihan tersebut disebabkan oleh peningkatan penjualan dan kemajuan yang berkelanjutan atas produktivitas gerai,”kata Presiden Direktur HERO, Philippe Broianigo dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/7).

Dia menambahkan, strategi yang dilakukan perseroan terhadap masing-masing bisnis perseroan terus menunjukkan hasil yang baik dan menunjukkan ketahanan terhadap kompetisi yang ketat. “Empat Giant hypermarket baru dibuka pada setengah tahun pertama tahun ini dan telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kami akan terus memperluas jaringan gerai kami pada tengah tahun kedua dan berharap bisnis terus tumbuh menguntungkan,” jelasnya

Asal tahu saja, HERO dengan lebih dari 13.700 karyawan melayani pelanggannya melalui 558 gerai. Per 30 Juni 2012, perseroan mengoperasikan 43 Giant hypermarket, 130 Hero dan Giant supermarket, 241 Guardian gerai kesehatan dan kecantikan dan 144 Starmart convenience store.

Sebelumnya, pada kuartal I-2012, HERO membukukan kenaikan penjualan 20,2% mencapai Rp 2,33 triliun dibandingkan periode yang sama di 2011 sebesar Rp 1,94 triliun. Kenaikan penjualan mendorong perseroan mencatat laba bersih Rp 70,6 miliar, naik 27,2% dari sebelumnya Rp 55,5 miliar.

Sekedar informasi, tahun 2011 silam, HERO berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 17% menjadi sekitar Rp 8,9 triliun. Peningkatan penjualan itu juga meningkatkan laba bersih HERO sekitar 23% atau mencapai Rp 274 miliar.

Phillippe menjelaskan, peningkatan pertumbuhan tersebut ditopang oleh pembukaan 61 gerai baru termasuk dua hypermarket dan 14 supermarket. “Ada juga konversi menjadi Giant supermarket dan enam Hero supermarket yang di-upgrade,” ungkapnya.

Menurut Phillippe, pihaknya telah berkomitmen untuk terus mengembangkan brand agar tetap menguntungkan. Saat ini, HERO telah memiliki lebih dari 13.700 karyawan yang melayani pelanggan di 533 gerai. “Per 31 Desember 2011, kami juga telah mengoperasikan 39 gerai Giant hipermarket, 131 gerai Hero supermarket dan Giant supermarket, 231 gerai kesehatan dan kecantikan Guardian dan 132 gerai Starmart convenience store,” tuturnya. (didi)

BERITA TERKAIT

Gandeng Perusahaan Tiongkok - Kresna Berambisi Terdepan Garap Bisnis Starup

NERACA Jakarta-Sibuk membawa beberapa anak usahanya go public dan juga sukses mengembangkan bisnis digitalnya, PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN)…

Bangun Kompleks Petrokimia - Chandra Asri Petrochemical Dapat Tax Holiday

NERACA Jakarta – Sebagai komitmen patuh terhadap pajak, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) mendapatkan keringanan pajak atau tax holiday…

Ekspansi Bisnis di Kongo - 10 Perusahaan Indonesia Garap Proyek Strategis

NERACA Jakarta – Membidik potensi pasar luar negeri dalam pengembangan bisnisnya, The Sandi Group (TSG) Global Holdings bersama entitas bisnisnya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Hadirkan Inovasi KPR Gaaees - Cara BTN Menjangkau dan Wujudkan Impian Milenial

Bonus demografi yang dinikmati Indonesia harus di manfaatkan secara optimal oleh para pelaku industri terutama dalam upaya memacu pertumbuhan ekonomi…

BYAN Terbitkan Global Bond US$ 400 Juta

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menerbitkan obligasi global dengan total nilai…

PP Properti Berniat Buyback Saham

Jaga pertumbuhan harga saham yang terus merosot hingga mencapai Rp 58 per lembar, PT PP Properti Tbk (PPRO) berencana untuk…