Kemenag dan Perbankan Bahas Investasi Dana Haji

NERACA

Jakarta Kementerian Agama mengakui biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) naik terus. Namun nilai manfaat yang bisa didapatkan juga lebih besar. Karena itu pihaknya sedang membahas Kemenkeu dan Perbankan. “Kalaupun biaya naik bertambah mahal, itu karena penerbangan, masalah penginapan itu turun,” kata Direktur Jenderal Haji dan Umrah Kementerian Agama, Anggito Abimanyu di Jakarta,

Diakui Anggito, Dana jamaah haji yang terkumpul sampai 2012 ini sebesar Rp 19 triliun. Dana ini terkumpul sejak tahun 2004 – 2005. “Ini (sudah) ditempatkan atau diinvestasikan dan menghasilkan Rp1,3 –Rp1,4 triliun, jadi kan belum habis. Nah, itu dikembalikan dalam bentuk BPIH atau biaya penyelenggaraan. Besarnya penempatan itu tergantung dari strategi investasinya. Nah, itu yang saya bicara dengan Menteri Keuangan, maupun (pihak) Perbankan, “ujar Anggito.

Memang Kementerian Agama sendiri menginginkan bahwa dana dari jamaah itu harus mempunyai nilai manfaat yang berada di atas nilai sukuk yang ada sekarang. “Makanya kita mau cari proyek-proyek infrastruktur atau apa terserah. Tapi kita kan tidak menaruh ke proyek, justru ke pemerintah yang punya nilai manfaat,” tutur Anggito.

Saat ini, dana yang dikelola Kementerian Agama yaitu Rp 44 triliun, dan Sukuk Dana Haji Indonesia (SDHI) sebesar Rp 35 triliun dari jumlah tersebut. Dana ini nantinya akan didiversifikasi ke bank syariah juga, setelah sekarang baru hanya di bank umum non syariah saja. “Tapi jumlah itu akan naik terus, makanya sekarang kita saya buktikan dulu dengan SDHI,” papar Anggito. **ria

BERITA TERKAIT

Investasi APP Lindungi Kelestarian Ekosistem Pesisir - Bergabung Bersama MERA

Menjaga keberlanjutan alam demi warisan anak cucu kedepan, komitman Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas terhadap kelestarian lingkungan kembali…

Kenali Siklus Kaki Anak untuk Cegah Kelainan Tulang dan Sendi

Orang tua kerap panik setiap melihat bentuk kaki sang buah hati mendadak bengkok. Natatsa Mayang Pujakusuma (29), misalnya, yang dibuat…

Lexus Kembangkan Teknologi Hybrid Electric dan Eco-Turbo

Lexus mengembangkan teknologi mesin hybrid dan turbo secara independen guna memperkokoh posisinya sebagai kendaraan kelas premium yang tidak hanya mewah…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Samsung Ajarkan Cara Buat Konten Asian Games 2018

  NERACA   Jakarta - Pesta olahraga Asian Games 2018 telah dibuka secara resmi dengan pertunjukan kolosal yang semarak, indah,…

Gaji PNS Naik 5% di 2019

    NERACA   Jakarta - Pemerintah akan menaikkan gaji pokok dan pensiun pokok bagi aparatur negara serta para pensiunan…

Yayasan Variety Indonesia Ikut Berbagi di HUT RI

      NERACA   Jakarta - Merayakan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya…