Metropolitan Land Catatkan Marketing Sales Rp 382,7 Miliar

Sepanjang semester pertama 2012, PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) mencatatkan marketing sales mencapai Rp382,7 miliar dari target marketing sales mencapai Rp800 miliar pada 2012. Kata Sekretaris Perusahaan PT Metropolitan Land Tbk Olivia Surodjo, marketing sales tersebut berasal dari proyek commercial seperti mal dan lima proyek residential. “Penjualan residential menyumbangkan marketing sales mencapai Rp287 miliar dan sisa dari commercial,”katanya di Jakarta, kemarin.

Perseroan memiliki residential antara lain Metland Menteng, Metland Puri, Metland Transyogi,Metland Tambun, Metland Cileungsi, dan Metland Cibitung. Sedangkan proyek commercial seperti Horison Hotel Bekasi, Mal Metropolitan Bekasi, Waterland, HOM Hotel-Tambun dan Horison Seminyak-Bali.

Lebih lanjut dia menuturkan, perseroan juga sedang mengerjakan proyek M Gold Tower di Bekasi. Proyek ini bekerjasama dengan salah satu partner dari Jepang. M Gold Bekasi merupakan proyek perkantoran dan apartemen yang terdiri dari dua menara.

Dia menyebutkan, luas lahan proyek tersebut sekitar 4.135 meter persegi. Total investasi untuk proyek tersebut diperkirakan mencapai Rp200 miliar. "Nanti ada 3-4 lantai yang bergaya Japanesse dalam proyek M Gold," ujar Olivia.

Sebagai informasi, hingga kuartal pertama 2012, perseroan mencatatkan pendapatan usaha mencapai Rp151,91 miliar dari kuartal pertama 2011 Rp119,81 miliar. Laba tahun berjalan mencapai Rp42,62 miliar hingga kuartal pertama 2012 dari kuartal pertama 2011 Rp30,38 miliar.

Kewajiban perseroan mencapai Rp375,98 miliar hingga kuartal pertama 2012 dari Desember 2011 senilai Rp377,42 miliar. Ekuitas perseroan mencapai Rp1,40 triliun dari kuartal pertama 2012 dari Desember 2011 senilai Rp1,35 triliun. Kas dan setara kas mencapai Rp327,30 miliar hingga kuartal pertama 2012 dari Desember 2011 senilai Rp343,23 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Catatkan Investor Syariah Tertinggi - Bengkulu Tempati Urutan Ke-3 di Sumatera

NERACA Bengkulu – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pertumbuan investor pasar modal syariah di provinsi Bengkulu menempati urutan ke-3…

Radana Finance Bukukan Rugi Rp 281,7 Miliar

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018, PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) mencatatkan kinerja keuangan negatif. Dimana perusahaan pembiayaan kendaraan ini…

GIAA Beri Pinjaman Aero Wisata Rp 13,94 Miliar

Danai pengembangan bisnis anak usaha, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengucurkan pinjaman kepada anak usahanya yakni PT Aero Wisata…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…