Indika Energy Raih Pinjaman Senilai US$ 35 Juta

PT Indika Energy Tbk mendapat kredit dari Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai US$35 juta untuk jangka waktu 18 bulan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir pekan kemarin.

Dijelaskan, fasilitas tersebut setelah ditandatangani Akta Perjanjian Kredit Modal Kerja Revolving (KMK) dan Akta Perjanjian Pinjaman Transaksi Khusus (PTK). Fasilias KMK tersebut memiliki limit kredit sebesar US$75 juta.

Fasilitas memiliki tingkat suku bunga libor (3 bulan) ditambah 4,24% per tahun. Structuring fee 0,3% dari limit kredit serta berjangka waktu 12 bulan. Sedangkan fasilitas PTK memiliki limit pinjaman US#35 juta. Untuk tingkat bunga libor atau tiga bulan ditambah 4,5% per tahun. Structuring fee 0,45% dari limit pinjaman serta berjangka waktu 18 bulan. (bani)

BERITA TERKAIT

Pangkas Aset KPR Tidak Produktif - BTN Lelang 986 Unit Rumah Senilai Rp 216 Miliar

NERACA Bogor - Sebagai salah satu upaya perseroan untuk memperbaiki kualitas kredit, Bank BTN melaunching produk baru yang dibandrol nama…

Catatkan Penjualan Terbanyak - Opus Park Raih Most Favoured Middle Up Class

NERACA Jakarta – Apartemen Opus Park yang berlokasi di CBD township Sentul City, Bogor yang dikembangkan PT Izumi Sentul Realty…

APP Sinar Mas Kembali Raih Penghargaan dari Kemenperin - Terapkan Prinsip Industri Hijau

APP Sinar Mas Kembali Raih Penghargaan dari Kemenperin Terapkan Prinsip Industri Hijau NERACA Jakarta – Dua unit industri Asia Pulp…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…