BEI Cabut Suspensi Saham POOL dan SMMT

Lama disuspensi lantaran mengalami pergerakan harga saham di luar kewajarannya, akhirnya PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi atau memperdagangkan kembali saham PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) dan waran seri I POOL pada perdagangan saham akhir pekan kemarin.

Hal itu disampaikan Kadiv.Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy dan Kadiv.Perdagangan Saham BEI Andre Toelle dalam keterbukaan informasi ke BEI. Disebutkan, pembukaan perdagangan saham POOL dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi pertama perdagangan Jum’at akhir pekan kemarin.

BEI telah mensuspensi saham POOL dan waran seri I POOL pada perdagangan saham kemarin. Hal itu dilakukan di pasar tunai dan pasar reguler. Selain itu, suspensi dilakukan dalam rangka cooling down. Saham POOL naik signifikan sebesar Rp650 per saham atau 92,86% dari harga penutupan Rp100 pada 13 Juli 2012 menjadi Rp1.350 pada 18 Juli 2012.

Saham Eatertainment

Pada yang sama, BEI juga memperdagangkan kembali saham PT Eatertainment International Tbk (SMMT) pada perdagangan saham sesi I, Jumat (20/7). Pembukaan saham SMMT dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai mulai Jum’at akhir pekan kemarin.

Asal tahu saja, BEI telah mensuspensi saham SMMT sejak 1 Juli 2010. Suspensi tersebut dilakukan karena peningkatan harga saham kumulatif pada saham SMMT sebesar Rp1.705 atau 362,77% dari harga penutupan Rp470 pada 18 Juni 20120 menjadi Rp2.175 pada 30 Juni 2010. Hal itu mendorong BEI melakukan suspensi saham SMMT di pasar reguler dan tunai.

Adapun peningkatan harga saham SMMT yang signifikan karena kabar perseroan akan mengganti usaha bisnis restoran menjadi bisnis pertambangan. Manajemen SMMT pun akan menggelar right issue sebanyak 820 juta saham dengan harga penawaran Rp500 per saham. Perseroan diperkirakan meraih dana Rp410 miliar dari rights issue.

Cardinal International Holdings Ltd dan Eagle Energy International Holdings Ltd bertindak sebagai pembeli siaga. Adapun skema rights issue setiap empat saham lama berhak atas 41 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Setiap pemegang satu HMETD berhak membeli satu saham baru. Masa perdagangan HMETD dimulai pada 2 Juli-6 Juli 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

Operator Seluler Tambah Kapasitas Jaringan - Mudik dan Lebaran 2018

Dalam menghadapi lonjakan akses di musim mudik dan lebaran 2018 membuat masing-masing operator telekomunikasi mulai menyiapkan bahkan sudah melakukan optimalisasi…

THR, Gaji 13 dan APBN - Oleh : Edy Mulyadi, Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Masih percaya dengan Menkeu Sri Mulyani yang bolak-balik menyatakan APBN dikelola dengan prudent? Kisah anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan…

Pertamina Santuni 38 Ribu Anak Yatim dan Dhuafa - Sinergi Dalam Kebaikan

Memanfaatkan keberkahan di bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H, PT Pertamina (Persero) pacu meningkatkan kinerja dan semangat spiritualitas dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…