Sinar Mas Land Bantah Akuisisi Deltamas

Sinar Mas Land membantah kabar bahwa PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) akan mengakuisisi lahan kota Deltamas di Bekasi, “Jika memang belakangan terdengar isu adanya rencana akuisisi tersebut maka hal itu tidak bersumber dari Sinar Mas Land tapi hasil dari rumors yang beredar di pasaran,"kata Managing Director Corporate Strategy and Services Sinar Mas Land, Ishak Chandra dalam siaran persnya kepada Neraca di Jakarta akhir pekan kemarin.

Menurutnya, Kota Deltamas yang dikembangkan Sinar Mas Land bersama Sojitz, mitra strategis asal Jepang itu, akan dijadikan salah satu kota mandiri terbesar di timur Jakarta. Sinar Mas Land dan Sojitz saat ini menurutnya sedang fokus untuk mengembangkan kawasan perumahan dan kawasan perindustrian hijau yang ada di Deltamas.

“Deltamas merupakan salah satu contoh integrasi kawasan perumahan dengan kawasan perindustrian dan Greenland International Industrial Center (GIIC) – kawasan perindustrian hijau yang ada di Kota Deltamas sangat diminati investor," ucapnya.

Bahkan, lanjut Ishak, zona 1 GIIC sudah habis terjual. Oleh karenanya ia membantah bila ada anggapan BSD sedang mengkaji akan mengakuisisi Kota Deltamas Cikarang. (bani)

BERITA TERKAIT

Pacu Pertumbuhan Bisnis - META Terbuka Akuisisi Ruas Tol Dalam Kota

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan bisnis di jalan tol, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) membuka diri untuk mengakuisisi beberapa ruas…

Bisnis Properti Masih Lesu - Metropolitan Land Bidik Pendapatan Tumbuh 10%

NERACA Jakarta –Masih lesunya bisnis properti dirasakan betul PT Metropolitan Land Tbk (MTLA). Dimana emiten properti ini membukukan kinerja kuartal…

Danai Akuisisi Lahan - Hotel Fitra Bidik Dana IPO Rp 23,1 Miliar

NERACA Jakarta – Cari modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Hotel Fitra International Tbk berencana melakukan penawaran umum perdana saham…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…