Kemenperin Targetkan Investasi dari Korsel Capai US$ 30 Miliar

NERACA

Jakarta – Kementerian Perindustrian menargetkan investasi asal Korea Selatan (Korsel) mencapai US$ 30 miliar dalam dua tahun ke depan. Hingga Juni 2012 lalu, nilai investasi asal Korea Selatan di Indonesia mencapai sekitar US$ 15 miliar.

Terkait hal itu, Menteri Perindustrian MS Hidayat yakin sisa investasi sebesar US$ 15 miliar lagi hingga tahun 2013 bisa tercapai. Investasi besar asal Korea Selatan tahun ini di antaranya adalah Posco yang berkomitmen untuk menanamkan investasi sebesar US$ 6 miliar. Lalu produsen ban Hankook Tire yang mengivestasikan US$ 1,2 miliar untuk pembangunan pabrik ban baru di Bekasi.

Selain itu, ujar Hidayat, ada pula Honam Petrochemical Corporation, perusahaan kimia yang menanamkan investasi sebesar US$ 5 miliar. Namun hingga kini investasi Honam masih terhambat keterbatasan lahan.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Kerjasama Industri Internasional Kementerian Perindustrian Agus Tjahajana mengatakan, perjanjian kerjasama ini bisa mendorong pertumbuhan perdagangan dan proses alih teknologi. "Untuk itu akselerasi investasi harus dilakukan," kata Agus usai bertemu Wakil Menteri Teknologi dan Industri Korea Selatan, Yoon Sang Jik, Jumat (20/7).

Agus mengatakan, pembahasan CEPA yang baru mencapai tahap pertama harus dimaksimalkan supaya tidak hanya menguntungkan Korea Selatan. Sebab, dia menilai, kondisi industri antara kedua negara masih jomplang. "Yang namanya kerja sama itu kan harus simetris jadi jangan sampai membunuh satu pihak," ujarnya.

Untuk mendorong arus investasi, Agus bilang ada beberapa agenda pertemuan dengan industri maupun pemerintah negeri tersebut. Di antaranya adalah pertemuan di Jeju, Korsel yang berupa pertemuan ekonomi di tingkat menteri kedua negara. November mendatang bakal digelar pertemuan pengusaha asal Korea Selatan yang ada di Indonesia untuk membicarakan hambatan dan peluang menambah investasi.

Pemerintah telah menyiapkan sejumlah sektor industri untuk menarik investasi dari negara tersebut, mulai dari industri otomotif, baja, petrokimia, elektronik, hingga pemurnian bahan mineral (smelter).

Dia mengungkapkan Honam Petrochemical Corporation siap masuk ke Indonesia dengan investasi sebesar US$5 miliar. Investasi lainnya adalah ekspansi produksi perusahaan baja Pohang Iron and Steel Company (Posco) di Cilegon, Banten, yang saat ini telah menyelesaikan 30% investasinya.

Selain itu, sejumlah perusahaan negara itu telah menyatakan siap berinvestasi di sejumlah sektor“Saya juga mengundang mereka (pengusaha Korea Selatan ) masuk di sektor smelter. Mereka mau masuk di bisnis yang lain, terutama yang berhubungan dengan sumber daya alam,” tukasnya.

Dia juga mengemukakan Pemerintah Korea Selatan mengeluhkan adanya demonstrasi ratusan pekerja yang terjadi beberapa waktu lalu dan dikhawatirkan mengganggu investasi. Meskipun demikian, dia menjelaskan secara bijak permasalahan itu kepada pemerintah negara itu. “Kami juga akan membenahi masalah itu untuk menjamin investasi pengusaha luar negeri di Indonesia,” tutupnya.

BERITA TERKAIT

Kinerja Industri TPT Siap Naik

NERACA Jakarta - Industri tekstil dan produk tesktil (TPT) diyakini akan semakin tumbuh berkembang dengan ketersediaan bahan baku dari dalam…

IKM Logam Siap Menopang Sektor Otomotif

NERACA Kementerian Perindustrian (Kementerian Perindustrian) mengakselerasi pembangunan material center di Tegal, Jawa Tengah untuk segera mendukung ketersediaan bahan baku yang kompetitif dan…

Kemendag Siap Percepat Penyelesaian IEU-CEPA

NERACA Brussels – Kementerian Perdagangan (Kemendag) siap mempercepat penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA). Hal ini…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Indonesia Menjadi Negara Maju, AS Keluarkan Kriteria Baru Negara Berkembang

NERACA Jakarta - US Trade Representative (USTR) memperketat kriteria negara berkembang yang berhak mendapatkan pengecualian de minimis dan negligible import…

LPDB Sebut KUD Tani Jaya Jadi Koperasi Percontohan

NERACA Mojokerto - Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Jaya di Kemlagi, Mojokerto, Jawa Timur, menjadi contoh bagi koperasi lain di…

Krakatau Steel Siap Restrukturisasi

NERACA Jakarta – Demi mendukung kinerja, PT Krakatau Steel (persero) Tbk melakukan restrukturisasi bisnis, dan diharapkan akan selesai di September…