Ceritakan Mobil Listriknya Yang Mogok - Dahlan Iskan, Menteri BUMN

Menteri BUMN Dahlan Iskan menceritakan mogoknya mobil listrik yang dikendarainya disebabkan kabel pengisian baterai tidak terhubung dengan kabel lainnya, sehingga baterai tidak terisi. "Kabel yang dari alat charger ternyata tidak nyolok dengan kabel aki mobil listrik. Kita pikir sudah nyambung ternyata belum," kata Dahlan Iskan di ruang kerjanya, Kamis.

Menurut Dahlan, penyebab kepastian tidak terisinya baterai mobil listrik ini baru diketahui pada Selasa (17/7) pukul 14.00 WIB. "Jam dua siang hari kedua itu (17/7), baru ditemui ternyata seterumnya tidak nyolok. Kita tahunya ketika memeriksa bagian mana dari charger-nya yang tidak menyambung, ternyata kabelnya. Charger sih oke," tuturnya.

Dahlan menambahkan kabel itu kemudian diperbaiki dan tepat pukul 15.00 WIB perbaikan selesai. Selanjutnya, kabel mengisi kekosongan baterai, namun tingkat keterisian baterai tidak penuh karena ia berkeinginan mengetes kembali mobil listrik tersebut. "Charger-nya, charger biasa bukan quick charger. Seharusnya memerlukan waktu empat jam agar baterai penuh. Saya mau tidak penuh, yang penting saya jalan dulu," katanya.

Kemudian, Dahlan mencoba mengendarai mobil listrik pada hari itu hingga malam sekaligus menguji fungsi dari lampu mobil listrik tersebut, yang ternyata berfungsi dengan baik. "Saya coba malam itu, tapi sampai tol Cimanggis, waktu menanjak di tengah jalan yang macet mobil berhenti. Dan waktu di-start lagi tidak bisa," ungkapnya.

Ia juga mengakui tidak mengetahui mengapa mobil listrik kembali mogok. Namun, ia mengklaim seandainya jalan tidak macet, maka mobil listrik dapat melaju dengan baik.

"Penyebabnya tidak tahu. Seandainya tidak macet pasti bisa naik. Akhirnya, didorong sampai jalan rata, dan baru jalan. Di tol akhirnya bisa lagi dengan kecepatan 100 km per jam," akunya.

Dahlan pertama kali mencoba mobil listrik buatan Dasep Ahmadi pada Senin (16/7) menuju Jakarta dari Depok. Mobil listrik itu berhenti sebanyak dua kali di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.

BERITA TERKAIT

Ketua DPR - Negara Harus Jamin Pembangunan Berkebudayaan Indonesia

Puan Maharani Ketua DPR Negara Harus Jamin Pembangunan Berkebudayaan Indonesia  Semarang - Ketua DPR Puan Maharani meminta negara menjamin terlaksananya…

Wakil Presiden RI - Deradikalisasi Bukan Sesuatu yang Mudah

Ma'ruf Amin Wakil Presiden RI Deradikalisasi Bukan Sesuatu yang Mudah  Jakarta - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengatakan deradikalisasi terhadap…

Ketua DPR RI - Panja Jiwasraya Tidak Politisasi Kasus

Puan Maharani Ketua DPR RI Panja Jiwasraya Tidak Politisasi Kasus  Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai pembentukan Panitia…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

ICRC Seminarkan 10 Nilai Kemanusiaan Hukum Humaniter Internasional

ICRC Seminarkan 10 Nilai Kemanusiaan Hukum Humaniter Internasional NERACA  Ambon - Komite Internasional Palang Merah (International Committee of the Red…

UU PSDN Jadi Jawaban Hadapi Ancaman Keamanan

UU PSDN Jadi Jawaban Hadapi Ancaman Keamanan   NERACA Jakarta - Mantan Ketua Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019…

Konsumen GCC Bogor Dapat Tawaran Advokasi Hingga Relokasi

Konsumen GCC Bogor Dapat Tawaran Advokasi Hingga Relokasi   NERACA  Cibinong, Bogor - Warga Perumahan Green Citayam City (GCC), Kecamatan Bojonggede,…