Danareksa Dapet Gawean Obligasi Senilai Rp 2 Triliun

NERACA

Jakarta – Meskipun tahun ini tidak banyak perusahaan BUMN melakukan IPO, tidak membuat PT Danareksa Sekuritas (Persero) sebagai perusahaan penjamin emisi sepi dari order. Sebaliknya, perseroan mengungkapkan dapat pekerjaan untuk menangani dua sampai tiga perusahaan yang akan menerbitkan surat utang (obligasi) dengan total nilai emisi dari antara Rp1 triliun-Rp2 triliun pada periode enam bulan kedua tahun ini.

Menurut Direktur Utama Danareksa Sekuritas Marciano Herman, prospek obligasi pada tahun ini masih positif lantaran kebutuhan pasar menyerap obligasi cukup besar. Pasalnya, imbal hasil (yield) yang diberikan korporasi menarik. "Hingga saat ini total penerbitan obligasi korporasi secara industri sudah mencapai Rp40 triliun. Danareksa Sekuritas memperkirakan, penerbitan obligasi hingga penghujung tahun ini bisa mencapai Rp50 triliun-Rp56 triliun," ujar dia di Jakarta, Kamis (19/7).

Adapun, perusahaan yang akan menerbitkan obligasi bergerak pada sektor jasa keuangan dan perbankan. Meningkatnya penerbitan obligasi saat ini, Marciano menuturkan, didorong banyaknya obligasi yang jatuh tempo dan adanya sejumlah pemain baru dan terdiversifikasi.

Di samping investor domestik, investor asing yang berminat terhadap obligasi korporasi mengalami tren peningkatan."Tahun ini, investor asing banyak ke obligasi korporasi, sedangkan tahun lalu lebih banyak ke SUN (Surat Utang Negara),” imbuh dia.

Asal tahu saja, perseroan dipercayakan sebagai penjamin emisi untuk penawaran saham perdana PT Semen Baturaja Tbk di semester kedua tahun ini.

Kata Marciano Herman, jika kondisi pasar positif di sisa tahun ini, maka maksimal akan ada sekira dua sampai tiga perusahaan yang menggunakan jasa perusahaan sekuritas pelat merah ini untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI)."Nilainya maksimal Rp3 triliun-Rp4 triliun. Itu jika pasar di semester II tahun ini bagus,"ungkapnya.

Perusahaan yang menggunakan jasa Danareksa Sekuritas untuk melancarkan rencana IPO tersebut bergerak di sektor konsumer dan energi. Salah satunya adalah PT Semen Baturaja yang diperkirakan akan melepas sebagian sahamnya ke publik pada kuartal III tahun ini. (bani)

BERITA TERKAIT

Targetkan Pembiayaan Rp 1 Triliun - Astra Finacial Tawarkan Promo Bunga 0%

NERACA Jakarta – Proyeksi pasar otomotif dalam negeri yang masih lesu, menjadi tantangan bagi pelaku industri otomotif untuk terus menggenjot…

Percepat Pembangunan di Jabar - Pemprov Jabar Terbitkan Obligasi Daerah

NERACA Jakarta –Besaranya minat pemerintah daerah untuk menerbitkan obligasi daerah, terus bertambah. Kali ini, pemerintah provinsi Jawa Barat kembali menyampaikan…

Berkah Proyek MRT - Intiland Optimis Penjualan Capai Rp2,53 Triliun

NERACA Jakarta – Keberadaan transportasi massal mass rapid transportation (MRT) menjadi sentimen positif untuk mendongkrak penjualan properti milik PT Intiland…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Penjualan Terkoreksi 5,58% - Astra Terus Pacu Penjualan di Semester Kedua

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis otomotif di paruh pertama tahun ini memberikan dampak terhadap bisnis otomotif PT Astra International Tbk…

Hartadinata Akuisisi Perusahaan E-Commerce

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada tanggal 15 Juli 2019 menandatangani akta perjanjian penyertaan modal yang pada…

Kasus Hukum Menimpa Tiga Pilar - Investor Ritel Minta Kepastian Hukum

NERACA Jakarta – Kisruh sengketa manajamen PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) masih menyisakan masalah bagi para investor, khususnya investor…