Kupon Obligasi II BTPN di Tawarkan Maksimal 8,25%

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) menawarkan obligasi berkelanjutan I tahap II dengan nilai sebesar Rp1,25 triliun. Sementara untuk tingkat bunga ditawarkan di kisaran 7,75% sampai 8,25%.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/7). Disebutkan, obligasi ini dijamin secara kesanggupan penuh (Full Commitment) oleh para penjamin pelaksana emisi efek yang terdiri dari dua seri, yaitu obligasi seri A dan seri B yang diterbitkan tanpa warkat.

Jumlah pokok obligasi seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp525 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,75 persen per tahun. Obligasi ini berjangka waktu tiga tahun. Pembayaran pokok obligasi secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo obligasi yaitu pada 3 Agustus 2015.

Sementara untuk seri B, jumlah pokok obligasi yang ditawarkan adalah sebesar Rp725 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,25 persen per tahun dan berjangka waktu lima tahun. Pembayaran pokok obligasi secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo obligasi yaitu pada 3 Agustus 2017.

Bertindak sebagai underwriter dalam emisi obligasi ini adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Securities, PT Standard Chartered Securities Indonesia dan PT NISP Sekuritas. Obligasi ini telah mendapatkan peringkat AA-(idn) dari Fitch.

Tanggal efektif dari obligasi ini ditargetkan 20 Juni 2011, masa penawaran umum 30-31 Juli 2012, penjatahan 1 Agustus 2012, tanggal distribusi obligasi secara elektronik 3 Agustus, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) 6 Agustus. (bani)

BERITA TERKAIT

Pegadaian Bakal Rilis Obligasi Rp 3,5 Triliun

NERACA Jakarta –Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya di tahun depan, PT Pegadaian (Persero) akan menerbitkan surat utang (obligasi) senilai…

Pefindo Taksir Emisi Capai Rp 158,5 Triliun - Outlook Pasar Obligasi 2018

NERACA Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memprediksi penerbitan surat utang makin agresif tahun depan. Analis Pefindo Hendro Utomo…

Obligasi Dalam Negeri Diminati Investor Asing

Analis pasar modal dari Danareksa Sekuritas, Lucky Bayu Purnomo menilai bahwa instrumen investasi obligasi di dalam negeri masih diminati investor…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Danai Pembangunan Infrastruktur - Tiga Kabupaten di Jateng Terapkan Obligasi Daerah

NERACA Semarang - Pemerintah daerah di 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah (Jateng) didorong untuk menggunakan obligasi sebagai salah…

Obligasi Sulsel Tunggu Peringkat Pefindo

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional Sulawesi Maluku Papua (Sulampua), Indiarto Budiwitono mengatakan, penerbitan obligasi…

Kebut Ekspansi Bisnis - MCAS Miliki 14,81% di MatchMove Indonesia

NERACA Jakarta - PT M cash Integrasi Tbk (MCAS) dan induk usahanya, PT Kresna Graha Investama (KREN), meresmikan kerja sama…