Bapepam-LK Terbitkan Pedoman Penilai Perkebunan Sawit

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) telah menerbitkan surat edaran mengenai pedoman penilaian dan penyajian laporan penilaian properti perkebunan kelapa sawit.

Informasi tersebut disampaikan dalam siaran pers Bapepam-LK di Jakarta, kemarin. Disebutkan, pedoman penilaian dan penyajian laporan penilaian properti perkebunan kelapa sawit tersebut tertuang dalam surat edaran Nomor:SE-9/BL/2012 pada 13 Juli 2012.

Adapun surat edaran ini mengacu pada peraturan Nomor VIII.C.4 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal. Kepala Bapepam-LK Nurhaida mengatakan, surat edaran tersebut untuk memberikan suatu panduan mengenai prosedur penilaian dan penyajian laporan penilaian properti perkebunan yang terstandarisasi.

Selain itu, surat edaran ini memberikan kualitas penyajian dan pengungkapan yang memadai bagi pengguna informasi yang disajikan dalam laporan penilaian."Dengan dibuatnya surat edaran ini maka diharapkan kualitas dan profesionalisme penilai terdaftar di Bapepam-LK dapat senantiasa terjaga dan semakin meningkat. Sehingga profesi penilai dapat memberikan kontribusi yang positif bagi perkembangan pasar modal di Indonesia," tambah Nurhaida.

Adapun ketentuan pokok yang diatur dalam surat edaran tersebut antara lain:istilah dalam perkebunan kelapa sawit, ketentuan umum penilaian properti perkebunan kelapa sawit, karakteristik perkebunan kelapa sawit, inspeksi perkebunan kelapa sawit, serta pendekatan penilaian properti perkebunan kelapa sawit.

Juga inspeksi perkebunan kelapa sawit, karakteristik perkebunan kelapa sawit, menentukan nilai tanaman kelapa sawit, menentukan nilai aset non-tanaman perkebunan kelapa sawit, kesimpulan nilai penilaian perkebunan kelapa sawit, dan penyajian dan pengungkapan laporan penilaian perkebunan kelapa sawit. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

IEU CEPA Diminta Dikaji Ulang, Tapi Bukan Karena Sawit

NERACA Jakarta – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi menilai bahwa tidak seharusnya alasan sawit menjadi dasar kaji ulang rencana…

Pendataan Luas Lahan Sawit Harus Dipertajam Agar Valid

  NERACA Jakarta - Persoalan pendataan yang akurat terhadap luas lahan kelapa sawit yang terdapat di seluruh Nusantara masih dipermasalahkan berbagai pihak sehingga…

Dunia Usaha Dimintai Dukungan Hadapi Diskriminasi Sawit UE

NERACA Jakarta – Pemerintah Indonesia menggandeng dunia usaha asal Uni Eropa untuk ikut membantu proses negosiasi dan diplomasi kepada UE…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penjualan Kirana Megatara Turun 16,07%

Di tahun 2018, PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) mencatatkan penjualan bersih Rp 10,16 triliun atau terkoreksi 16,07%, dibandingkan tahun sebelumnya…

Operasi Tangkap Tangan KPK - KRAS Pastikan Tidak Pengaruhi Kinerja

NERACA Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memastikan, operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan…

ITMG Bagikan Dividen US$ 261,50 Juta

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) memutuskan untuk membagikan dividen final senilai…