Emiten Seluler Berlomba-Lomba Tingkatkan Kualitas Jaringan

Jelang Puasa dan Lebaran

Jumat, 20/07/2012

NERACA

Jakarta - Menjelang bulan ramadhan dan hari raya Idul Fitri, emiten-emiten telekomunikasi seluler besar berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas jaringan demi memberikan layanan yang baik kepada pelanggannya. Pasalnya pada momen tersebut diperkirakan akan terjadi lonjakan lalu lintas komunikasi dan pola konsumen dalam berkomunikasi juga berubah.

Director and Chief Commercial Officer PT Indosat Tbk (ISAT) Erik Meijer mengatakan, Indosat akan menyiasati hal tersebut dengan menambah kapasitas jaringan. Tahun ini, kapasitas voice ditambah menjadi 924 juta menit per hari, naik dari Ramadan tahun lalu yang sebesar 412 juta menit per hari. "Seperti trafik pada jam empat pagi yang sebelumnya sepi, tapi saat Ramadhan malah menjadi waktu puncak, hampir menyamai peak pagi dan sore hari,"katanya, di Jakarta, Kamis (19/7).

Untuk SMS, Indosat meningkatkannya menjadi 1,4 miliar per hari, sedangkan data ditingkatkan menjadi 120 terabyte per hari. Angka ini naik dari Ramadan tahun lalu yang mencapai 1,2 miliar SMS per hari dan layanan data 100 terabita per hari.

Erik menyatakan peningkatan kapasitas data ini juga dilakukan karena Indosat melihat adanya tren penggunaan sosial media atau instant message sebagai pengganti SMS untuk mengirim ucapan. "Tren ini akan terus kami pantau dan analisis," ujarnya.

Group Head Network Operation and Maintenance Indosat, Ginandjar Alibasjah pernah mengatakan kenaikan trafik SMS pada bulan Ramadan tahun lalu mencapai 35%, sedangkan kenaikan trafik layanan suara sekitar 30% dan data di bawah 20%. "Tahun ini diperkirakan tidak jauh berbeda dibanding tahun lalu," ungkapnya.

Di pihak PT XL Axiata Tbk (EXCL), mereka akan meningkatkan kapasitas jaringan hingga dua kali lipat dibanding kondisi hari biasa. Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi pernah bilang, perseroan memprediksi terjadi peningkatan lalu lintas selama puasa dan Lebaran antara 20–30% dibanding hari normal. “Kita bisa handle dua kali lipat traffic data dari saat ini. Sedangkan, untuk voice dan SMS juga bisa menampung tiga kali lipat. Secara waktu, masih cukup hingga Lebaran,“ ujarnya

Pastikan Sinyal Bagus

Tahun ini lalu lintas untuk percakapan mencapai 600 juta menit per hari, pesan singkat (short message service/SMS) sebanyak 660 juta per hari dan data sebesar 52 terabit setiap hari. Dengan prediksi peningkatan 20–30% selama puasa dan Lebaran, maka lalu lintas untuk percakapan akan meningkat menjadi antara 720–780 juta menit per hari, SMS menjadi 792–858 juta SMS per hari, dan data antara 62,4–67,6 terabit setiap harinya.

Sementara, tingkat utilisasi lalu lintas untuk percakapan dan pesan singkat rata-rata 30–40% dari kapasitas existing dan data rata-rata 50–60% dari kapasitas yang telah ada.Kondisi lalu lintas tahun ini dibanding tahun lalu lebih tinggi. Tercatat, lalu lintas percakapan pada 2011 sebesar 530 juta menit, pesan singkat 630 juta SMS,dan data 33 terabit per hari.

Selain meningkatkan kapasitas untuk mengatasi lonjakan lalu lintas, imbuh Hasnul, layanan seluler, baik percakapan, pesan singkat, maupun data selama puasa dan Lebaran juga dilakukan uji jaringan di sejumlah daerah yang diperkirakan akan mengalami lonjakan.

Uji sinyal mulai dilakukan kemarin hingga hari ini di sejumlah wilayah, seperti Bandung, Semarang,Surabaya, Yogyakarta, Solo, Lampung, Medan, Palembang, Pekanbaru, Padang, Banjarmasin, Bali, Lombok dan Makassar.

Sementara untuk layanan BlackBerry, perseroan meningkatkan kapasitas bandwidth secara langsung ke RIM menjadi 6 Gbps guna menjamin kenyamanan pelanggan. Selain itu, untuk layanan akses internet dan data, XL menyediakan layanan HotRod 3G+ di 22 area di Indonesia. Kota yang sudah terlayani HotRod 3G+ adalah Jakarta, Semarang, Bekasi, dan Banjarmasin.

Untuk memberikan layanan yang berkualitas, XL akan terus meningkatkan jumlah base tranceiver station (BTS) 3G. Per akhir Juni 2012,jumlah BTS yang dimiliki perseroan mencapai 33.000 unit, terdiri atas 24.000 BTS 2G dan sisanya 9.000 BTS 3G.

Telkom Perluas Jaringan

Emiten besar lain yang juga tengah meningkatkan kualitas jaringan adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) melalui unit usaha selulernya yaitu Telkomsel. misalnya, menyiapkan jaringannya agar tetap bisa optimal melayani pelanggan di tengah lonjakan trafik saat Ramadan dan Lebaran. Manajemen trafik menjadi kunci untuk tetap memberi jaminan kenyamanan berkomunikasi terutama di daerah-daerah.

Head of ICT Network Management Jawa Timur Division Telkomsel, Galumbang Pasaribu, mengatakan, secara historis memang terjadi kenaikan trafik saat Ramadan dan Lebaran. "Kami sudah sejak jauh-jauh hari menyiapkan seluruh elemen jaringan melalui peningkatan kualitas jaringan dengan kapasitas yang memadai untuk mengantisipasi lonjakan trafik saat Ramadan dan Lebaran," ujarnya

Kapasitas jaringan Telkomsel di Jatim, lanjutnya, mampu melayani 17 juta pelanggan sampai 20 juta pada saat bersamaan. Jumlah itu dinilai sudah sangat memadai untuk mengantisipasi lonjakan trafik mengingat beberapa kota di Jatim memang dikenal sebagai sentra mudik.

Selama ini, terdapat sekitar 10-12 juta pelanggan yang dilayani Telkomsel di Jatim. "Kalau pun the worst case akan ada tambahan sekian juta pemudik, kami masih bisa serve well karena kapasitas kami sampai 20 juta pelanggan," kata Galumbang.

Lebih lanjut, Telkomsel juga terus menambah jumlah BTS yang saat ini telah mencapai lebih dari 2.920 BTS, termasuk 812 Node-B (3G) dengan bandwith 20 Mbps per node B dan akan ditingkatkan ke 100 MBps untuk kenyamanan layanan data. Layanan data mendapat perhatian serius seiring terus bertambahnya jumlah pengguna data di Jawa Timur yang naik sekitar 19% sepanjang tahun ini.

Galumbang menuturkan, Telkomsel tengah merampungkan proses modernisasi jaringan hingga mampu menampung jumlah kapasitas 7.750 SMS per detik atau setara dengan 670 juta SMS per hari di seluruh wilayah Jawa Timur. "Modernisasi over-all 2G dan 3G sudah 90%. Tinggal satu fase lagi. Kami targetkan akhir Juli ini rampung. Kalau itu sudah selesai, capacity akan lebih bagus, pelanggan lebih happy," pungkasnya. (didi)