Bergerak Signifikan, BEI Suspensi Saham POOL

Mengalami pergerakan harga saham yang cukup tajam, memaksa PT Bursa Efek Indonesia (BEI) harus melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham dan waran seri I PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL)

Kadiv Perdagangan Saham BEI, Andre P J Toelle mengatakan, penghentian ini dilakukan sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham POOL sebesar Rp650 atau 92,86%, yaitu dari harga penutupan Rp700 pada 13 Juli 2012 menjadi Rp1.350 pada 18 Juli 2012, “BEI perlu melakukan suspensi saham dan waran seri I POOL dalam rangka 'cooling down' pada perdagangan 19 Juli 2012 ini," katanya dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Kamis (19/7).

Andre menjelaskan lebih jauh bahwa suspensi atas saham POOL ini dilakukan pada pasar reguler dan pasar tunai. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya pada saham dan waran seri I POOL.

Selain itu, katanya, para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan. Sebelum suspensi ini dilakukan, BEI telah mencermati perkembangan harga dan aktivitas transaksi saham ini.

Hal ini sehubungan dengan telah terjadinya peningkatan harga dan aktivitas transaksi saham POOL yang di luar kebiasaan dibanding periode yang sebelumnya (Unusual Market Activity). (bani)

BERITA TERKAIT

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…

Lion Air Rencanakan IPO - BEI Pastikan Belum Terima Dokumen Resmi

NERACA Jakarta – Wacana Lion Air bakal menggelar penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek…

Bintraco Dharma Stock Split Saham 1:10

Jakarta - Tingkatkan likuiditas harga saham di pasar, PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) akan melakukan stock split …

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…