Kucuran Pinjaman SMF Capai Rp3,7 Triliun

Kucuran Pinjaman SMF Capai Rp3,7 Triliun

Jakarta---PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mengungkapkam adanya kenaikan pengucuran pinjaman hingga 97,52 % dari Rp1,86 triliun selama semester I 2011 menjadi Rp3,68 triliun pada semester I 2012. "Pertumbuhan penyaluran pinjaman diimbangi dengan penerapan asas kehati-hatian dengan risiko kredit yang rendah dan tidak ada kredit bermasalah (NPL)," kata Direktur Utama SMF, Raharjo Adisusanto di Jakarta, Kamis,19/7

Lebih jauh kata Raharjo, pertumbuhan penyaluran pinjaman juga diiringi dengan pertumbuhan laba semester I 2012 sebesar 58,56 % yang mencapai Rp67 miliar dibandingkan periode yang sama 2011 sebesar Rp42 miliar.

Untuk transaksi sekuritisasi, periode Juni 2011 hingga Juni 2012 SMF mendapat mandat sebagai "arranger" dengan nilai sebesar Rp1 triliun, naik 100 % dibanding periode Juni 2010 hingga Juni 2011 sebesar Rp500 miliar.

SMF juga membukukan kenaikan aset terutama karena kenaikan penerbitan surat utang untuk penyaluran pinjaman. Aset SMF tumbuh secara signifikan yaitu sebesar 96,65 % menjadi Rp5,75 triliun di akhir semester I 2012 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2011 yang mencapai Rp2,92 triliun.

Ekuitas perseroan juga mengalami kenaikan di mana pada akhir semester I 2011 sebesar Rp1,11 triliun menjadi Rp2,58 triliun pada akhir semester I 2012. Kenaikan tersebut terutama karena adanya tambahan modal disetor dari pemerintah sebesar Rp1 triliun yang diterima pada 30 Desember 2011 dan digunakan perseroan sebagai dana untuk penyaluran pinjaman.

Menurut Raharjo, pendapatan perseroan pada semester I 2012 mencapai sebesar Rp85 miliar atau meningkat 50,26 % dibanding periode yang sama 2011 sebesar Rp57 miliar. Peningkatan itu terutama didukung oleh adanya peningkatan pendapatan dari penyaluran pinjaman.

Dikatakan Raharjo, periode Juli 2011 sampai dengan Juni 2012, terdapat kenaikan minat perbankan syariah untuk memperoleh pendanaan dari SMF yang direalisasikan dalam bentuk pembiayaan kepada Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat Indonesia. "Hal ini berarti juga menambah jumlah penyalur KPR yang memperoleh pembiayaan dari SMF, di mana sebelumnya hanya tujuh penyalur KPR meningkat menjadi sembilan penyalur pada akhir Juni 2012," pungkasnya. **cahyo

Related posts