Penggunaan Dana Siaga Sangat Hati-Hati

NERACA

Jakarta—Pemerintah tampaknya sangat hati-hati menggunakan dana siaga. Meskipun perekonomian global masih fluktuatif. Namun pemerintah belum berencana menarik dana tersebut. Pinjaman siaga, merupakan salah satu instrumen untuk menahan krisis. "Defisit kita masih di 2,3% dan kemarin kita melakukan lelang SBN itu kan hasilnya banyak sekali peminat dan yield-nya terus turun," kata Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo di Jakarta,18/7

Menurut Agus, pihaknya masih melakukan simulasi-simulasi terkait keadaan perekonomian saat ini. Namun, dia menilai belum diperlukan extra effort khusus terkait kondisi perekonomian global ini.

Oleh karena itu, Agus menilai kondisi perekonomian Indonesia masih dapat menahan krisis ekonomi yang terjadi saat ini. "Jadi saya melihat tidak ada kemungkinan dalam waktu dekat ini kita akan menggunakan dana-dana siaga," ujarnya

Mantan Dirut Bank Mandiri ini menambahkan, meskipun penelitian IMF mengatakan perekonomian global di 2013 akan lebih buruk dibandingkan pada tahun ini. Namun dia tetap belum akan menarik dana pinjaman siaga tersebut dalam waktu dekat. "Kita melihat bahwa yang kemarin ini disusun adalah dengan kondisi ada perubahan membaiknya perkembangan di Eropa, dan itu kita tempatkan di antara 6,8%-7,2%," paparnya

Akan tetapi, kata Agus, dengan perkembangan kondisi dunia saat ini, khususnya Eropa, perkembangan dari negara seperti China dan India yang banyak mengimpor barang dari Indonesia, maka akan terjadinya koreksi harga komoditas. "Dan itu akan jadi pertimbangan kita untuk finalisasi target pertumbuhan 2013," imbuhnya. **

BERITA TERKAIT

Mendes PDT - Jangan Main-main Dengan Dana Desa

Eko Pudjo Sandjojo Mendes PDT Jangan Main-main Dengan Dana Desa  Sukabumi - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT)…

Rambah Bisnis Air Bersih - RAJA Siapkan Dana Akuisisi US$ 1,6 Juta

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis di tahun depan, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menambah lini bisnis baru di sektor…

Kemenkeu Pastikan Dana Keluarahan untuk Peningkatan Layanan

    NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Astera Primanto Bhakti, memastikan pemberian dana kelurahan dilakukan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Manfaatkan Zakat untuk Pembangunan

      NERACA   Jakarta - Forum Zakat Dunia mengajak kepada semua negara anggotanya untuk mengadopsi zakat sebagai instrumen…

Pemerintah Perlu Atasi Alih Fungsi Capai Swasembada

  NERACA   Jakarta - Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai pemerintah perlu benar-benar mengatasi alih fungsi lahan guna…

Data Penyusutan Lahan Sawah Diragukan

      NERACA   Jakarta - Kalangan Pengamat Pertanian mengomentari peringatan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional…