Tingkatkan Produksi, SMRU Beli Mangan Senilai Rp 134 Miliar

PT SMR Utama Tbk (SMRU), melalui anak usahanya PT Adikarsa Alam Resources membayar uang muka kepada PT TTS Makmur Resources dan PT Timor Makmur Resources (TMR) untuk pembelian mangan.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (18/7). Disebutkan, perjanjian jual beli mangan (PJBM) telah ditandatangani pada 25 Juni 2012 dengan nilai transaksi berdasarkan PJBM, uang muka yang diberikan kepada TTS dan TMR masing-masing sebesar Rp68,50 miliar dan Rp65,54 miliar.

Maka dengan demikian, total nilai transaksi ini mencapai Rp134,04 miliar. Pembayaran Tahap I dari Adikarsa Alam Resources masing-masing sebesar Rp68,50 miliar dan Rp65,54 miliar sebagai Uang Muka kepada TTS dan TMR diangsur dimulai sejak ditandatanganinya PJBM ini sampai dengan 29 Juni 2012.

Nantinya, uang muka ini akan digunakan untuk pembelian mangan dengan harga pasar mangan yang berlaku setelah mangan diserahkan di tempat penyerahan dan terbitnya hasil pengujian laboratorium atas kualitas mangan.

Sebagai informasi, PT SMR Utama Tbk (SMRU) tahun ini mengalokasikan dana sekitar US$ 8 juta hingga US$ 10 juta untuk investasi pengembangan tambang mangan di Soe, Nusa Tenggara Timur. Nantinya, pertambangan tersebut akan berproduksi sebesar 6 ribu ton per bulan.

Pengembangan tambang tersebut sudah memiliki izin resmi dan perseroan akan membangun pabrik pencucian mangan (washing plant), tempat penimbunan sementara (stockpile) dan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter). (bani)

BERITA TERKAIT

Mega Manunggal Targetkan Laba Rp 200 Miliar - Proyeksi Kinerja 2018

NERACA Jakarta - PT Mega Manunggal Properti Tbk (MMLP) akan membangun dua sampai tiga gudang di tahun depan. Dengan begitu perusahaan ini…

NH Korindo Rekomendasi Beli Saham PPRO - Harga Wajar Rp 260 Persaham

NERACA Jakarta - Nilai wajar harga saham PT PP Properti Tbk (PPRO) mencapai Rp260 per unit, lebih tinggi sekitar 32%…

LPKR Bidik Dana Rights Issue Rp 600 Miliar

Butuh modal untuk mendanai ekspansi bisnis di 2018, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berencana menerbitkan saham baru (rights issue) pada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…