Adira Serius Garap Bisnis Syariah - Hindari LTV

NERACA

Jakarta – Aturan pembatasan terkait uang muka atau down payment (DP), alias loan to value ratio (LTV) yang dikeluarkan Bank Indonesia membuat sejumlah multifinance melakukan maneuver di sector syariah, tak terkecuali PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk pun memperbesar bisnis syariahnya. "Ada aturan baru yang di mana syariah tidak terkena aturan,” kata President Director Adira, Wily Suwandi Dharma di Jakarta, Rabu (18/7)

Karena itulah, kata Wily, Adira melihat ada prospek pembiayaan syariah yang akan terus tumbuh seiring dengan aturan pembatasan uang muka (DP) yang tidak berlaku untuk pembiayaan syariah. “Jadi saya melihat dengan potensi pertumbuhan ekonomi yang baik dengan kelas menengah yang baik, maka baik syariah dan konvensional akan tumbuh," tambahnya

Lebih jauh Willy mengaku, Adira saat ini mulai serius untuk menggarap sektor pembiayaan syariah. Namun Ia belum bisa bicara mengenai pertumbuhan pembiayaan syariah di Adira.

Hanya saja, Wily optimis dengan potensi dan peluang di bisnis syariah. Karena masyarakat Indonesia sebagian besar muslim. Ada kemungkinan pada 2012 ini proporsi pembiayaan syariah di Adira ditarget mencapai angka 5% sampai 10% atau Rp 3,2 triliun dari total target pembiayaan 2012 yang mencapai Rp Rp 32 triliun. "Sekarang kita ada unit syariah karena baru, belum bisa bicara tapi saya yakin akan tumbuh cukup baik, 5% sampai 10%," ujarnya

Seperti diketahui, Menteri Keuangan Agus Martowardojo membuat aturan, DP kredit motor di multifinance minimal 20%, sementara untuk DPR kredit mobil minimal 25%. **cahyo

BERITA TERKAIT

Lewat LinkAja, BNI Syariah Incar Fee Based Naik 52%

    NERACA   Jakarta - PT. BNI Syariah mengincar pendapatan berbasis komisi dapat meningkat hingga 52 persen menjadi Rp115…

Bank Jatim Dorong Pembiayaan Rumah Syariah

    NERACA   Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melalui Unit Usaha Syariah (UUS)…

Bagikan Dividen Rp 298,4 Miliar - Saratoga Berharap Bisnis Pulih Pasca Pilpres

NERACA Jakarta – Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menetapkan dividen senilai…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Meski Terjadi Aksi 22 Mei, Transaksi Perbankan Meningkat

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyebutkan demonstrasi terkait Pemilu pada 22 Mei 2019 yang diwarnai…

Libur Lebaran, BI Tutup Operasional 3-7 Juni

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menetapkan untuk meniadakan seluruh kegiatan operasional pada 3-7 Juni 2019 atau…

Asosiasi Fintech Minta Dapat Kemudahan Akses Data Kependudukan

    NERACA   Jakarta – Industri Finansial Technology (fintech) berharap agar pemerintah bisa mengizinkan usaha fintech bisa mendapatkan akses…